STRATEGI MENDAPATKAN VENTURE CAPITAL UNTUK BISNIS STARTUP STRATEGI MENDAPATKAN VENTURE CAPITAL UNTUK BISNIS STARTUP - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

STRATEGI MENDAPATKAN VENTURE CAPITAL UNTUK BISNIS STARTUP

Menjalankan bisnis startup bukanlah hal yang mudah, tantangan demi tantangan akan selalu hadir baik yang mudah maupun yang sulit. Apalagi dengan persaingan yang tidak ada hentinya, kita wajib meningkatkan kualitas bisnis dan competitive advantage agar bisa kuat dalam persaingan.

Tapi bersaing dalam bisnis pun harus memiliki capital yang cukup, karena dengan hanya bermodalkan kreativitas kita akan sangat sulit menyaingi kompetitor yang memiliki dana cukup untuk iklan, produksi masal, menggaji karyawan yang hebat hingga fasilitas yang memadai. Untuk itulah bisa dikatakan semua bisnis startup harus memiliki pondasi keuangan yang solid dan kuat agar bisa memenangkan persaingan pasar.

Melalui dasar itulah hingga banyak sekali bisnis yang gencar mencari modal ventura (Venture Capital) atau lebih kita kenal dengan istilah investor. Mereka berlomba-lomba untuk terlihat ideal dengan pertumbuhan bisnis sangat bagus dan kreativitas jangka panjang yang menjanjikan. Tapi sayangnya menurut Ketua Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI), Andi Buchari, jangkauan pelaku usaha di Indonesia untuk modal ventura sangat kecil.

Dari total keseluruhan 99.9% pelaku startup di Indonesia hanya ada 9,27% yang menerima pembiayaan dari bank dan bank juga hanya menjangkau 7,7% pebisnis startup/UMK saja. Tapi apa yang bisa dilakukan oleh seorang pebisnis agar bisa mendapatkan modal atau Ventura Capital untuk bisnisnya? Nah ada beberapa kriteria dari investor sebelum mereka memilih bisnis mana yang akan cocok untuk didanai.

Dalam sesi Roundtables di Tech in Asia Jakarta 2016 Raditya Pramana (Investment Manager, Venturra Capital) dan Dimitra Taslim (Associate, Monk’s Hill Ventures) membuka rahasia apa yang dilihat oleh investor dari sebuah bisnis. Setidaknya ada 3 pertimbangan penting yaitu :

1. Smartass Team Artinya bisnis harus memiliki komposisi tim yang tangguh dan cerdas serta siap menghadapi semua tantangan dalam bisnis. Seringkali bisnis startup mengalami kegagalan karena bermula dari tim yang kurang solid. Apalagi dengan visi misi yang harus sama tentang produk yang mereka jalankan.

2. Kickass Product Kickass product artinya bahwa bisnis startup ini harus bisa mengeksekusi produk yang disruptif dan bisa diterima masyarakat. Produk ini harus benar-benar memiliki ketertarikan oleh masyarakat dan bisa bersaing dengan produk lain sejenis.

3. Huge-ass Market Sedangkan huge-ass market artinya adalah market yang akan dimasuki sangat besar. Investor sangat memperhatikan ini, jika target market bisnis kita sangat luas maka peluang akan semakin besar untuk mendapatkan pendanaan modal venture. Juga dihitung berapa evaluasi jangka waktu tertentu sehingga bisa mendapatkan target yang diinginkan.

4. Spectrum of Craziness Calon investor biasanya akan sangat teliti untuk melihat berbagai aspek yang dirasa penting. Mulai dari financial, produk, sisi komersial dan lain sebagainya. Termasuk kualitas founder dan timnya.

Spectrum of craziness bisa diartikan sebagai ide gila yang bisa jadi inovasi terpenting dalam sejarah. Jadi mereka akan melihat seberapa gila ide kita untuk memulai bisnis tertentu dengan perhitungan rasio kemungkinan berhasil. Setiap tahunnya beberapa perusahaan yang siap berinvestasi selalu menyeleksi ratusan bisnis startup yang mengajukan diri untuk didanai.

Tentu dengan ide ide gila dan prospek kedepan yang sangat bagus. Jika Anda berminat untuk mencobanya, strateginya tidak sulit. Ketahui empat hal di atas dan usahakan Anda memiliki semuanya dengan skor tertinggi.

5. Lalu ikuti prosedur yang berlaku. Apalagi urutan nomor 5, ide gila yang jadi pertimbangan penting. Mengingat banyaknya pertimbangan dan calon pebisnis yang mengirimkan proposal, Anda harus terlihat unik dan beda. Urutan mengajukan bisnis sendiri untuk didanai Venture Capital yaitu :

1* Roundtables_VC Kirimkan portofolio Anda pada Venture Capital bisa melalui email atau picting. Lebih bagus jika Anda memiliki referensi dari orang lain yang cukup dikenal. Bisa dari pelatih bisnis atau dari rekan bisnis yang sudah mengerti track record Anda. Pastikan portofolio terlihat menarik dan membuat perusahaan ini tertarik untuk mendanai bisnis Anda.

Jika cocok maka Anda akan dipanggil untuk mempresentasikannya. Semakin besar usaha Anda maka semakin besar pula peluang mendapatkan pendanaan.

2* Pahami Calon Investor Anda Anda wajib mengenal terlebih dahulu siapa investor yang akan didatangi dan seberapa besar kekuatan pendanaan mereka. Lalu timbal balik apa yang akan mereka dapatkan. Ini perlu diperhitungkan matang-matang agar ketika presentasi bisnis Anda bisa menitik beratkan pada fokus tertentu.

Misalnya mensingkronkan dengan visi misi perusahaan capital tersebut atau yang lainnya. Anda butuh mengerti dan dimengarti dengan investor, jadi pastikan keduanya saling mengenal dan memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan satu sama lain. Jangan sungkan untuk bertanya agar mendapatkan informasi lebih rinci.

3* Lakukan Closing dengan Hebat Setelah mengenal investor dan keduanya sudah menunjukkan ketertarikan, jangan lupa untuk segera mengambil keputusan. Biasanya setelah ini akan muncul tawar menawar yang cukup rumit. Jadi Anda harus mempertimbangkan dengan matang dan konsekuensi yang akan diambil. Ingatlah komitmen yang harus dipegang selama masa perjanjian ini berlangsung. Closing yang hebat harus menghasilkan keputusan yang sangat menguntungkan bagi bisnis Anda.

Misalnya kebutuhan pengembangan bisnis adalah 1 Milyar, maka usahakan closing lebih besar dari itu, dan investor memberikan keleluasaan bagi Anda untuk menjalani bisnis tanpa campur tangan keputusan. Pada dasarnya sebagai pebisnis Anda dituntut untuk disiplin, menyiapkan tim yang solid cerdas dan tangguh serta menciptakan sistem bisnis yang kokoh. Setelah itu investor baru akan siap membiayai dengan sistem yang sudah kuat, jangan sampai sistem bisnis justru rapuh dan jatuh ketika mendapatkan pendanaan. Baca Juga : Lima-hal-penentu-keberhasilan-bisnis


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KE 3

BIOGRAFI JUSUF HABIBIE MASA JABATAN  21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999 Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie m...

TUJUAN KOMUNIKASI VERBAL

TUJUAN KOMUNIKASI VERBAL :  Komunikasi verbal melalui lisan dapat dilakukan secara langsung bertatap   muka antara komunikator dengan komunikan, seperti berpidato atau ceramah.   Selain itu juga, komunikasi verbal melalui lisan dapat dilakukan dengan  menggunakan media, contoh seseorang yang bercakap-cakap melalui telepon.  Sedangkan komunikasi verbal melalui tulisan dilakukan dengan secara tidak   langsung antara komunikator dengan komunikan. Proses penyampaian informasi   dilakukan dengan menggunakan berupa media surat, lukisan, gambar, grafik   dan lain-lain. Adapun tujuan menggunakannya komunikasi verbal (lisan dan tulisan) antara   lain : Penyampaian penjelasan, pemberitahuan, arahan dan lain sebagainya, Presentasi penjualan dihadapan para audien, Penyelenggaraan rapat, Wawancara dengan orang lain, Pemasaran melalui telepon, dan sebagainya. Baca juga  Praktek-komunikasi-verbal

TIGA TRIK RAHASIA MENJADI PEMIMPIN YANG DISEGANI

Gunakan kompetitor sebagai motivator Kompetitor bisa jadi adalah teman terbaik Anda. Ya, mereka bisa menjadi  acuan dalam bekerja. Biarkan staf Anda melihat ‘keluar’ dan tahu bagaimana  kompetitor bekerja serta memenuhi target agar terpacu untuk bekerja  melebihi mereka. Mempublikasi permintaan maaf Mungkin sebagian pemimpin enggan untuk meminta maaf apabila melakukan  kesalahan. Permintaan maaf sangatlah kuat mengundang empati dan menunjukkan  pertanggungjawaban. Untuk itu, jangan segan meminta maaf setidaknya kepada  staf-staf ahli yang Anda bawahi. Mintalah bantuan kecil Semua orang dalam tim tentu ingin merasa dibutuhkan. Untuk itu, jangan  segan untuk turun ke bawah mendekati karyawan meski hanya bantuan-bantuan  kecil. Ini akan membuat mereka merasa dekat dengan atasannya. Cara ini  sangat ampuh dalam meningkatkan hubungan dengan rekan kerja Anda. Itulah tiga rahasia bagaimana cara menjadi pemimpin yang disegani ole...

CARA USAHA KECIL KECILAN YANG COCOK UNTUK PELAJAR DAN MAHASISWA

Usaha Kecil Kecilan yang Cocok untuk Pelajar/Mahasiswa Pelajar atau mahasiswa pada dasarnya masih memiliki tanggung jawab utama untuk belajar dan meningkatkan kemampuan atau keahlianya. Namun saat ini, pelajar atau mahasiswa juga dituntut untuk memiliki jiwa wirausaha. Menjadi enterpreneur lebih dini adalah hal yang lebih, persoalannya adalah bagaimana menjadi wirausaha yang tidak mengganggu kegiatan utamanya sebagai seorang pelajar atau mahasiswa.  Pelajar atau mahasiswa saat ini merupakan generasi digital yang sudah tidak asing lagi dengan perkembangan teknologi. Teknologi memberikan dukungan yang luar biasa terhadap perkembangan dunia usaha. Hal ini menjadi sangat bagus jika seorang pelajar atau mahasiswa memulai usaha dengan memanfaatkan sumberdaya teknologi. Apapun jenis usahanya akan menjadi lebih cepat berkembang jika didukung dengan teknologi. Ada beberapa jenis usaha yang cocok untuk para pelajar atau mahasiswa. Bisnis pulsa elektronik Pelajar atau mahas...

CARA MELAKUKAN KADERISASI DENGAN MEMILIH KARYAWAN TERBAIK

CARA MELAKUKAN KADERISASI DENGAN MEMILIH KARYAWAN TERBAIK Salah satu hal yang sulit di dalam sebuah usaha adalah mencari karyawan yang sesuai dengan keinginan atau kriteria Anda yang tentunya berkualitas dan mampu dalam menjalankan tugasnya. Mencari orang yang tepat membutuhkan sebuah konsentrasi yang cukup tinggi dan juga pengalaman yang banyak. Ketika usaha Anda masih baru, tetapi permintaan pasar semakin besar maka Anda pasti membutuhkan beberapa karyawan. Oleh karena itu ada beberapa langkah dan cara melakukan kaderisasi yang dapat Anda gunakan untuk mempermudah di dalam mendapatkan karyawan yang berkualitas sesuai dengan keinginan dan kriteria, antara lain sebagai berikut : Menentukan kualifikasi Sebelum mencari karyawan, Anda harus menentukan sebuah kualifikasi terlebih dahulu atau dengan cara melakukan kaderisasi. Karena pada setiap posisi di dalam usaha tentu membutuhkan seseorang dengan kualitas tertentu. Contohnya pada saat Anda mencari marketing, maka harus me...