ABDULLAH AL MUBARAK : ANTARA CINTA ASMARA DAN CINTA ALLAH ABDULLAH AL MUBARAK : ANTARA CINTA ASMARA DAN CINTA ALLAH - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

ABDULLAH AL MUBARAK : ANTARA CINTA ASMARA DAN CINTA ALLAH

Abdullah Al-Mubarak : Antara Cinta Asmara dan Cinta Allah
Sejak muda ia sudah bertobat dan mendapat pencerahan cahaya Ilahiah. Wali yang doanya makbul ini juga dikenal sebagai ahli hadits dan hartawan yang dermawan.

Suatu hari, anak muda itu tergila-gila kepada seorang gadis. Iapun terus menerus dirundung gundah gulana yang sangat dalam. Ia memuja dan mendambakan kekasih hatinya. Setiap detik selalu teringat si jantung hati. Suatu malam, di musim dingin, ia berdiri di bawah jendela kamar sang kekasih, menunggu sang pujaan. Ia rela berlama-lama di situ sekedar untuk menatapnya walau hanya sekejap. Butiran-butiran salju yang membasahi bajunya tak membuatnya gentar, ia tetap saja termangu sepanjang malam, menunggu si pujaan hati menampakkan parasnya.

Sesaat terdengar alunan azan yang memecah keheningan hari yang beranjak menjadi malam. Dingin dan senyap. Tapi justru saat itulah cintanya melampaui ruang dan waktu. Mengalahkan dinginnya malam. Tak terasa ia sudah berjam-jam terpaku di sana. Dan ketika terdengar lagi alunan azan membelah keheningan malam. Ia mengira waktu sudah masuk Isya, tapi beberapa saat kemudian sang surya mulai menampakkan diri, dan cahayanya memancar ke segala penjuru bumi.

Saat itulah ia baru sadar betapa ia sudah begitu terlena gara-gara mendambakan asmara. Dan tiba-tiba ia pun menyesal karena telah menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat.

“Wahai putra Mubarak yang tak tahu malu! Di malam yang begitu dingin engkau dapat tegak terpaku sampai pagi hari hanya untuk memuaskan hasrat pribadimu. Tapi bila seorang imam membaca surah yang panjang, engkau malah gelisah bahkan kesal,” begitu bisik hatinya.

Maka sejak saat itu ia merasa seakan-akan telah mendapatkan cahaya Ilahi yang menyejukkan hati, dan sejak itu pula ia bertobat dan menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah SWT. Tidak ada waktu luang yang tak diisinya dengan ibadah. Suatu hari, ketika memasuki taman di sekitar rumahnya, ibunya melihat anaknya itu sedang tertidur di bawah serumpun bunga mawar, sementara seekor ular dengan bunga narkisus di mulutnya mengusir lalat yang hendak mengusik pemuda alim dan saleh itu.

Nama lengkap pemuda itu Abu Abdurrahman Abdullah bin Al-Mubarak Al-Handhali Al-Marwadhi. Ia lahir di Merv, Persia (Iran) pada 118 H / 736 M dari seorang ayah keturunan Turki dan ibu berdarah Persia. Setelah bertobat, Abdullah bin Al-Mubarak meninggalkan Merv untuk berguru pada beberapa Syekh di Baghdad dan Mekah. Beberapa tahun kemudian ia pulang kembali ke Merv, disambut oleh warga kota dengan sangat hangat. Ia memang sosok ulama yang dapat diterima oleh semua kalangan, khususnya dua kelompok yang selalu bersilang pendapat: kelompok Sunnah dan Kelomok fikih.

Di kota kelahirannya itu, ia mendirikan dua sekolah tinggi, yang satu untuk golongan Sunnah dan satu lagi untuk golongan Fikih.

Biji Kurma

Belakangan ia kembali ke Hijaz dan Mekah dan menetap untuk kedua kalinya. Di Mekah selain menunaikan ibadah haji, juga berdagang, keuntungannya selalu ia bagikan kepada para pengikutnya dan fakir miskin. Ia biasa membagi-bagikan kurma kepada orang-orang miskin dan menghitung biji kurma yang mereka makan. Mereka yang makan kurma yang paling banyak diberi hadiah satu dirham untuk setiap biji.

Al-Mubarak dikenal sebagai manusia yang selalu menjaga setiap amal perbuatannya dan selalu berusaha menjaga kesalehan.

Suatu ketika ia bepergian dari Merv ke Damaskus hanya untuk mengembalikan sepucuk pena yang ia pinjam dari sahabatnya, yang ia lupa mengembalikannya. Di lain waktu ia pergi ke masjid untuk shalat, sementara kudanya yang mahal ia tambatkan di depan masjid. Setelah shalat, kudanya hilang.

Ia pun bertanya kepada seseorang di pelataran masjid, “Apakah engkau melihat kudaku?” jawab orang itu, “Tadi kulihat kudamu menerobos ke sebidang ladang Gandum.”

Ia pun lalu meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. Dalam hati ia bergumam, “Kudaku pernah mengganyang gandum di kebun orang, biarlah si kuda itu diambil si pemilik kebun sebagai pengganti dari gandum yang dimakannya.”

Pada kesempatan lain, Al-Mubarak melewati sebuah daerah yang penduduknya sudah mengenal kesalehannya. Mendengar kabar kedatangan Al-Mubarak itu warga berduyun-duyun menyambutnya. Seorang anak muda mengabarkan hal itu kepada seorang buta, “Mintalah kepadanya segala sesuatu yang engkau butuhkan.”

Si buta pun menunggu di depan rumahnya. “Beri tahu aku kalau Al-Mubarak sudah melintas di depan rumah,” katanya kepada si pemuda. Tak lama kemudian, ia mendengar langkah seseorang, “Dialah Al-Mubarak, bisik si pemuda kepada si buta.

“Wahai Al-Mubarak, berhentilah sejenak!” seru si buta. “Bisakah engkau menolongku? Berdoalah kepada Allah SWT untuk mengembalikan penglihatanku ini,” pintanya. Sejenak Al-Mubarak menundukkan kepala lalu berdoa. Beberapa saat kemudian, si buta bisa melihat kembali. “Demi Allah, aku tidak akan melupakan jasamu,” kata si buta terkaget-kaget dan tak henti-hentinya bersyukur.

Ketika bermukim di Mekah, Al-Mubarak pernah gelisah. Usai menyempurnakan ibadah haji ia kelelahan hingga tertidur lelap. Ia bermimpi melihat dua malaikat turun dari langit dan berbincang-bincang. “Berapa orangkah yang menunaikan ibadah haji tahun ini?” tanya salah satu malaikat itu. “Enam ratus ribu orang,” jawab yang satu. “Tidak seorang pun!” jawab yang lain. Mendengar perbincangan itu, Al-Mubarak gemetar.

“Bukankah mereka telah datang dari seluruh pelosok negeri yang jauh, rela melewati lembah curam dengan susah payah, bahkan ada yang melintasi padang pasir yang panas. Tapi semua itu sia-sia?” lanjut malaikat yang satu.

“Ada seorang tukang sepatu di Damaskus bernama Ali bin Al-Muwaffiq. Ia tidak datang ke Baitullah, tapi ibadah hajinya diterima dan segala dosanya dihapuskan oleh Allah SWT,” sahut malaikat satunya. Mendengar penjelasan itu, Al-Mubarak kaget dan terjaga dari tidurnya. “Aku harus ke Damaskus menemui Ali bin Muwaffiq,” katanya dalam hati.

Keesokan harinya ia berangkat ke Damaskus. Sampai di sana ia bertanya kepada setiap orang tentang keberadaan Ali bin Al-Muwaffiq. Salah seorang penduduk menunjuk seorang tukang sepatu. Dialah Ali Al-Muwaffiq. Maka Al-Mubarak mengisahkan perihal mimpinya. Lalu ia pun mendesak agar Ali Muwaffiq menceritakan apa yang telah ia kerjakan sehingga ibadah hajinya diterima oleh Allah padahal tidak berangkat ke tanah suci.

Maka berceritalah Ali Muwaffiq.

“Telah 30 tahun lamanya aku bercita-cita menunaikan ibadah haji. Dari membuat sepatu aku berhasil menabung uang 350 dirham, aku bertekad akan ke Mekah pada tahun ini juga, kebetulan ketika itu istriku sedang mengidam dan mencium bau makanan dari rumah sebelah, ia mendesak agar aku minta makanan itu sedikit. Akupun pergi ke rumah sebelah untuk minta sedikit makanan yang baunya sedap itu.”

Tapi tetangga itu menangis. “Tiga hari lamanya anak-anakku tidak makan. Dan siang tadi aku melihat ada seekor keledai tergeletak mati, maka aku pun menyayat dagingnya sekerat, lalu memasaknya,” tuturnya lirih. Ali Muwaffiq sedih mendengar cerita itu. “Makanan ini tidak halal, tunggulah sebentar!” ujar Ali. Lalu ia mengambil tabungannya sebanyak 350 dirham itu dan menyerahkan semuanya kepada sang tetangga. “Gunakanlah uang ini untuk anak-anakmu,” pesannya.

Al-Mubarak terkesima. “Malaikat itu telah berbicara dengan sebenar-benarnya di dalam mimpiku. Dan penguasa kerajaan surga benar-benar adil dalam pertimbangan-Nya,” katanya sambil bertasbih.

***
Abdullah mempunyai seorang budak. Ada yang memberitahukan kepada Abdullah bahwa budaknya itu sering menjarah mayat dan memberikan hasil jarahannya kepada Abdullah.

Informasi ini membuat Abdullah sedih. Suatu malam ika mengikuti jejak kaki budaknya itu. Ternyata benar si budak itu berjalan menuju ke sebuah pemakaman dan melihat sebuah liang kosong. Di sana terdapat sebuah mihrab di mana budak itu mendirikan shalat. Abdullah menyaksikan semua apa yang dilakukan budaknya itu dari kejauhan. Ia perlahan mendekat. Ia melihat budaknya mengenakan pakaian yang terbuat dari karung dan memakai kerah di lehernya. Sang budak menggosok-gosokkan wajahnya ke tanah, ia meratap. Melihat hal ini, Abdullah melangkah menjauh, menangis dan duduk di sebuah sudut pemakaman itu.

Sang budak itu tetap di sana hingga fajar, kemudia ia keluar dan menutup liang kuburan itu, lalu menuju ke masjid dan berdoa disana. “Ya Allah,” pekiknya, “Pagi hari telah tiba, tuan fanaku akan meminta uang padaku. Engkaulah Yang Maha Kaya, karuniakanlah padaku dari apa yang Engkau ketahui.”

Tiba-tiba seberkas cahaya bersinar dari langit, lalu ada uang satu dirham jatuh ke tangan sang budak. Abdullah tidak sanggup melihatnya lagi, ia bangkit, lalu memeluk kepala sang budak itu dan menciuminya. Ia berkata, “Semoga seribu orang yang hidup menjadi tebusan bagi seorang budak seperti ini! Engkaulah tuan, bukan aku.”

“Ya Allah,” pekik sang budak yang menyadari apa yang telah terjadi, “Kini selubungku telah terbuka dan rahasiaku telah tersingkap, tak ada lagi ketenangan yang tersisa bagiku di dunia ini. Aku memohon kepada-Mu dengan kekuatan dan kemuliaan-Mu, jangan biarkan aku menderita karena menjadi sebab ketergelinciran. Ambillah jiwaku.”

Kepalanya masih berada dalam dekapan Abdullah saat ia menghembuskan nafasnya yang terakhir. Abdullah membaringkannya dan mengafaninya, kemudian menguburkannya di liang yang sama dan masih mengenakan pakaian karung yang sama.

Selain dikenal sebagai ulama, dan waliyullah, Al-Mubarak juga seorang ahli hadits yang terkemuka. Selain itu, iapun ahli dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, antara lain sastra dan tata bahasa. Bukan hanya itu. Ia juga dikenal sebagai saudagar yang dermawan, sering memberi bantuan kepada fakir miskin. Wali yang alim ini wafat pada 181 H / 797 M di Kota Hit, Irak, sebuah kota kecil yang indah di tepi sungai Euphrat.


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

BUDAYA KERJA JEPANG MERUPAKAN KESATUAN DALAM KELOMPOK

Jepang terkenal dengan kerja kerasnya dan kerja lemburnya. Semua orang tau itu. Tapi tak banyak yang tahu kalau budaya kerja Jepang itu “Ndeso”. “Ndeso” berarti “kampungan” seperti yang kita tahu, tapi bukan itu yang saya maksud. Dalam budaya kerja Jepang, “Ndeso” berarti berpikir seperti penduduk desa. Seorang pekerja Jepang akan merasa kantornya seperti desa, penduduknya saling gotong royong membangun lingkungannya. Ini adalah sebuah pemikiran ala Jepang, budaya kerja unik yang hanya ada di negeri sakura ini. Pemikiran “Ndeso” ini dikenal dengan istilah “Village Relationship” atau muranogurupu ( 「ムラ」のグループ ), yang jadi basis Jepang berpikir secara kelompok. 1. Society built on “place” relationship Ada seorang anak baru di kantor, anggap saja namanya Budi. Sebelum bergabung, Budi sempat kerja di perusahaan Indonesia. Ia orang yang super dan hebat, pemikir ulung dan kreatif, kariernya menanjak cepat sekali. Ia merasa seperti star employee saking hebatnya, semua orang mengenalnya...

TIPS MERAIH SUKSES BEBAS FINANSIAL

Tips Meraih Sukses Bebas Finansial Belum tentu orang yang sangat kaya merasakan kebebasan finansial. Bisa jadi, dia malah merasa tertekan untuk terus mengumpulkan uang demi mempertahankan gaya hidupnya. Kemudian timbul pertanyaan, apakah kebebasan finansial yang sesungguhnya? Kebebasan finansial adalah ketika Anda tahu bahwa uang yang Anda miliki cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar. Maka dari itu melalui tulisan ini kami akan ungkapkan, Teknik Meraih Sukses Bebas Finansial yang bisa Pembaca lakukan, yaitu: 1. Pengeluaran harus lebih rendah dibanding pemasukan Jangan hidup di luar kemampuan Anda. Lazimnya, 30 persen dari penghasilan Anda harus ditabung dan sisanya dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Jika ini berarti Anda harus hidup sederhana, tidak mengapa.  Berutang untuk memenuhi hasrat konsumtif malah akan membebani hidup Anda, karena semua utang ataupun kredit tidak terlepas dari yang namanya bunga. 2. Milikilah rencana, dan buatlah s...

UANG GAJI SERING HABIS PERCUMA !!! LAKUKAN 4 TIPS INI AGAR TIDAK BOROS

Uang Gaji Sering Habis Percuma? Lakukan 4 Tips Ini Agar Tidak Boros Terkadang kita sebagai seorang karyawan dari sebuah perusahaan besar yang gaji nya lumayan besar, sering kali tidak menyadari kemana perginya uang gajian kita? Padahal gaji nya cukup besar, tapi benar-benar tidak terasa cepat habisnya. Itu adalah sebuah momen yang sering kita alami bahkan sepertinya sudah menjadi sebuah slogan umum “gaji besar, pengeluaran lebih besar”. Itu adalah slogan yang sangat tepat menurut saya . Saya, Anda, ataupun yang lainnya, pasti menginginkan uang gaji nya selalu lebih hingga menjelang hari gajian kembali. Tapi sayangnya itu adalah sebuah hal yang sudah sering menjadi mitos, bahkan sampai benar-benar tidak akan pernah terjadi, karena pengeluaran kita yang tidak terkontrol. Jikalau tau cara agar gaji selalu lebih, mungkin itu adalah hal yang sangat menyenangkan, dan mungkin kita bisa menabung secara konsisten. Ya, konsisten. Dan melalui postingan kali ini, saya mencoba berbagi t...

EMPAT MATERI LEADERSHIP YANG WAJIB DIMILIKI MANAGER ANDA

Pelatihan kepemimpinan dalam sebuah perusahaan atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah training leadership ini menjadi tonggak penting kepemimpinan perusahaan. Setiap perusahaan pasti selalu membutuhkan pergantian kepemimpinan  yang memiliki kompetensi lebih baik atau paling tidak sama dengan pemimpin sebelumnya. Untuk itulah diadakan pelatihan dengan materi leadership yang kuat agar calon pemimpin ini bisa terarah dengan baik. Kepemimpinan menjadi salah satu seni yang cukup sulit dilakukan bagi sebagian orang. Mereka harus menyempurnakan diri sebagai seseorang yang bijaksana, tegas, berani mengambil keputusan, bisa mengayomi anak buahnya dan lain sebagainya. Belajar dari pengalaman saja tidak cukup, para pemimpin ini wajib mendapatkan materi leadership yang sesuai dengan karakteristik anggota yang dipimpinnya. Pada dasarnya setiap training leadership pasti memiliki patokan dasar materi atau materi utama yang dikhususkan untuk membentuk jiwa kepemimpinan pesertanya...

TUJUH KUNCI SUKSES TEAMWORK DALAM BISNIS

Teamwork Sukses sebagai Kunci Kesuksesan Bisnis Ada kunci dalam suatu teamwork yang memegang peranan yang sangat vital supaya menjadi teamwork sukses di dalam proses keterkaitan dan keterikatan setiap anggotanya. Tanpa kerja sama yang benar dari semua anggota, sangat mustahil organisasi akan menjadi langgeng dan mencapai sukses. Berikut beberapa kunci sukses dalam suatu teamwork, antara lain : 1. Komitmen Penuh Komitmen merupakan suatu tekad yang kuat untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai dalam organisasi. Komitmen dapat dijadikan sebagai pembuka untuk awal dari kerja sama, sekaligus sebuah penutup untuk mencapai tujuan. Dengan komitmen yang penuh, semua anggota akan berupaya dalam memberikan kontribusi yang terbaik dan sekuat tenaga demi mewujudkan kejayaan bersama. 2. Empati dan Mendengarkan Kemampuan dalam bersikap empati terhadap anggota yang lain dan mendengarkan semua pendapat merupakan awal dari komunikasi yang benar. Seorang pemimpin dapat memberikan p...