LIMA STRATEGI JITU DISAAT BISNIS MULAI LESU LIMA STRATEGI JITU DISAAT BISNIS MULAI LESU - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

LIMA STRATEGI JITU DISAAT BISNIS MULAI LESU

Menjalankan bisnis pada dasarnya itu menyenangkan, karena orang yang berbisnis seperti sedang melakukan seni. Indah untuk dinikmati, bahagia untuk dijalani. Bisnis memang harusnya bisa membuat orang bergairah dalam hidup. Jangan sebaliknya, bisnis justru membuat kita pusing, stress dan putus asa.

Seorang klien pernah bilang kepada saya seperti ini, “Coach, saya kapok menjalankan bisnis. Sering rugi dan saat bisnis nggak bergairah, saya tidak tahu bagaimana cara menghadapinya.”

Bagi orang yang baru pertama kali terjun ke dunia bisnis, boleh saja mereka mengatakan bahwa bisnis itu jelimet (membingungkan), istilah boleh asing. Namun bukan berarti setiap permasalahan dalam bisnis tidak bisa diselesaikan. Nah, salah satu permasalahan yang pasti dihadapi oleh semua Business Owner adalah ketidakstabilan dalam bisnis, entah diakibatkan karena omzet yang mulai menurun, penjualan sepi, atau permasalahan-permasalahan lain.

So, apa yang harus dilakukan untuk menghadapi hal tersebut?

Semua orang tentunya takut ketika bisnis yang dijalankan tidak mendapatkan hasil yang signifikan, betul? Terlebih lagi, Business Owner juga selalu dituntut untuk memiliki Strategi Jitu, agar nantinya kondisi bisnis yang lesu tersebut bisa diselamatkan. Tidak perlu merasa takut, apalagi menyerah, karena semua ini ada solusinya.

Ada lima hal yang wajib menjadi perhatian bagi kita semua, khususnya pada saat bisnis mulai lesu. Lima hal ini sangat penting karena akan menentukan apakah Strategi yang Anda lakukan sudah tepat atau tidak. Yakni:

1. Menyesuaikan Tantangan yang Dihadapi

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengenali terlebih dahulu mengapa bisnis Anda lesu? Ini adalah salah satu cara Strategi Jitu untuk

kembali memulihkan bisnis Anda. Karena terjadinya penurunan omzet berarti ada masalah yang harus diselesaikan. Anda harus benar-benar tahu mengapa bisa demikian.

Apakah lesunya bisnis Anda diakibatkan oleh produk Anda yang bermasalah, kurang inovasi, kualitas yang menurun atau aspek eksternal yang secara langsung atau tak langsung berdampak pada internal perusahaan Anda. Atau jangan-jangan apakah memang ada kompetitor lain yang mulai menggeser produk Anda?

Ketika seorang Business Owner tahu tantangan yang dihadapi maka mereka harus mengubah rencana bisnisnya. Sesuaikan tantangan tersebut dengan Strategi Jitu yang akan Anda lakukan.

2. Fokus Perputaran Stok Tinggi
Pada saat kondisi bisnis sedang lesu, hal lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengajak seluruh tim Anda untuk fokus pada perputaran stok yang tinggi. Kenapa harus demikian? Sebuah perusahaan yang perputaran stoknya rendah, itu akan mengalami masalah pada Cashflow. Tentu hal ini akan sangat berbahaya bagi kelangsungan sebuah bisnis.

Jika dilihat lebih dalam, stok yang Anda beli tidak serta merta langsung terjual, betul? Oleh karena itu, kemampuan tim dalam menjual produk akan memberikan Anda kesempatan untuk memiliki perputaran stok yang lebih cepat. Ingat, hal utama yang paling Anda butuhkan sekarang ini adalah tim yang bisa diandalkan. Latihlah tim Anda agar mereka mampu menjual stok barang dengan cepat, semangat dan penuh tanggung jawab.

3. Produk yang Diminati Pasar
Pilihan selanjutnya adalah Anda bisa lebih berhati-hati dan cermat dalam memilih suatu produk yang akan Anda memaksimalkan penjualannya. Hal yang perlu Anda ketahui adalah, keadaan pasar yang lesu tidak akan pernah menyurutkan customer Anda untuk mencari barang atau jasa yang mereka butuhkan. Walaupun, skala jumlah yang mereka butuhkan tidak seperti pada saat bisnis sedang berjalan normal.

Nah, Anda memerlukan sebuah cara khusus untuk membuat customer Anda tertarik dengan produk yang Anda jual.

Hal tersebut akan sangat membantu Anda dalam proses produksi agar lebih efektif. Kenapa? Karena Anda hanya memproduksi barang atau menyediakan jasa yang diminati pasar.

4. Mengubah Strategi Marketing
Di era sekarang ini, kondisi bisnis mengalami kemajuan yang cukup pesat dan terus berkembang maka yang menjadi pertanyaan adalah apakah Strategi Marketing yang Anda lakukan sudah efektif? Bisa jadi, bisnis yang lesu dipengaruhi oleh Strategi Marketing yang salah.

Ingat, marketing penting sekali untuk dilakukan. Meski dalam menjalankan marketing terkadang harus membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda yakin dengan cara ini, tentu tidak ada salahnya Anda melakukan cara tersebut. Namun satu hal bahwa promosi harus dilakukan secara efektif dan efisien.

Sebagai contoh, Anda bisa memulai langkah promosi dengan memanfaatkan internet, youtube atau sosial media via online, karena pada dasarnya cara-cara konvensional bisa jadi sudah dianggap ketinggalan zaman. Lebih-lebih lagi media sosial juga sebagai salah satu Strategi Jitu yang paling efisien untuk dilakukan. Kenapa? Selain murah, marketing online juga sangat efektif.

So, ubah Strategi promosi kuno, gunakan banyak media dan sarana seperti media sosial atau aplikasi online terkini lainnya. Jangkau lebih banyak sasaran konsumen bisnis Anda.

5. Melakukan Efisiensi
Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan efisiensi. Melakukan efisiensi tidak hanya sekedar diartikan pangkas biaya ya. Mungkin sebagian besar dari kita menganggap bahwa melakukan efisiensi itu berarti pangkas biaya sebanyak-banyaknya, kualitas barang diturunin atau karyawan dikurangin.

Efisiensi disini maksudnya adalah Anda harus menghindari pemborosan-pemborosan dalam bisnis Anda. Seperti, pemborosan proses produksi yang sering menunggu, karyawan sering menunggu atau mungkin aktifitas sales marketing yang tidak bisa menambah calon prospek, dan sebagainya.

So, inilah kelima Strategi Jitu yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda saat mengalami kondisi lesu. Ingat bahwa menghadapi kelesuan pasar dan menciptakan efisiensi adalah hal penting yang harus kita lakukan. Kita dituntut untuk terus berpikir kreatif dalam mencari solusi saat kondisi bisnis tidak mendatangkan hasil. Cepat dan tanggap terhadap situasi menjadi kunci bagi pengusaha agar bisnis yang ditekuni bisa bertahan dan sukses.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan bisa memberikan semangat luar biasa untuk membuat bisnis Anda berkelas dunia. Pentingnya-mengatur-manajemen-bisnis


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

USIR KERAGUAN TERHADAP DIRI SENDIRI

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.  Keberhasilan seseorang ditentukan oleh seberapa kuat kemauannya untuk maju. Halangan dan rintangan akan selalu datang, karena hidup memang tidak pernah akan mulus selamanya. Banyak orang yang mundur dari usahanya mencapai kesuksesan karena terlalu banyak keraguan yang berputar-putar di otaknya. Dilansir dari Women's Health, berikut ini langkah...

Bagaimana Sikap Ulama Terhadap Kalimat Sufistik yang Melewati Batas?

Penjelasan ulama terhadap kalimat sufistik yang tampak melewati batas  Dalam khazanah tasawuf kita sering mendengar ucapan para sufi yang tampak melewati batas dan kadang bertentangan dengan kaidah umum keislaman seperti yang terkenal Abu Yazid Al-Busthami, Al-Hallaj, Ibnu Arabi, atau Al-Jili. Bagaimana pandangan ulama perihal ini? Terima kasih. Wassalamu alaikum wr. wb. (Hamba Allah /Martapura) Jawaban Penanya yang budiman, semoga dirahmati Allah SWT.  Kalam-kalam yang tampak melewati batas itu bukan hanya dilontarkan oleh sufi, tetapi juga pernah oleh sahabat rasul seperti Sayyidina Umar, Sayyidah Aisyah, dan sahabat lainnya yang sebagian dikutip di sini. Sayyidina Umar pernah mengatakan, “Banjir Nuh dalam ratapanku seperti aliran air mata//Kobaran api Ibrahim seperti kepedihan hatiku yang terbakar oleh cinta. Kalau bukan embusan panjang napasku, niscaya aku tenggelam oleh air mata//tetapi sekiranya tanpa air mata, niscaya aku terbakar oleh napasku yang panas. Dukaku apa yan...

CIRI-CIRI WALI YANG MURSYID

Ciri-ciri dari seorang Mursyid yang Wali : Syarat lainya yang mutlak harus dimiliki seorang wali yang mursyid adalah mereka berpegang teguh pada Qu’ran dan Hadist tidak pernah meninggalkan syariah dan sunnah. Karena tak ada tariqah tanpa syariah, karena seumpama syariah adalah penerang untuk menjalani jalan tariqah agar tak tersesat dan menuju hakikat. Imam Malik, Imam Mazhab Maliki mengatakan Syariat tanpa tasawuf adalah zindik, dan tasawuf tanpa syariat adalah sesat. Dan salah satu ciri para wali  biasanya mereka tersembunyi, meskipun begitu mereka sangat terkenal diantara para kekasih Allah. Selama bermursyid dengan seorang yang wali anda akan menganggap kematian adalah sebuah anugerah dan hadiah dari Allah, tapi jika anda semakin takut mati maka carilah mursyid yang lain. Seorang yang wali dapat mengetahui dan menyembuhkan penyakit fisik dan jiwa muridnya. Bila mendengarkan ceramah dari Mursyid tasawuf yang Wali Allah, maka ia akan mendapatkan ilmu sekalig...

USAHA BUDI DAYA PEMBESARAN BELUT DIKOLAM TERPAL

Usaha Budidaya Pembesaran Belut Di Kolam Terpal Usaha budidaya pembesaran belut merupakan salah satu usaha alternatif untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi atas daging belut yang bergizi tinggi.  Usaha budidaya belut juga sangat mudah untuk dilakukan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi lahannya. Usaha budidaya belut menjanjikan keuntungan besar bagi pelaku usahanya, belut juga memiliki potensi yang besar untuk diekspor ke beberapa negara karena permintaan akan daging belut masih sangat tinggi sementara untuk persediaannya belum cukup memenuhi. Usaha pembesaran belut memang belum banyak dilakukan oleh masyarakat, hal itu tidak terlepas dari terbatasnya informasi mengenai bagaimana cara dan teknik budidaya belut. Padahal, dapat dikatakan bahwa budidaya pembesaran belut relatif cukup mudah. Sekarang ini permintaan belut masih didominasi dari hasil tangkapan alam dan juga hasil budidaya yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, pelu...

SALAH PILIH

Tak ada model negara Islam yang berhasil. Ketika sukses meruntuhkan rezim Pahlevi pada 1979, rakyat Iran memilih Islam sebagai dasar negara. Mereka mengganti bentuk negara yang semula kerajaan menjadi republik. Republik Islam Iran namanya. Tapi, setelah 40 tahun menjalaninya, terbukti bahwa pilihan ideologi Islam itu salah. Bukannya menjadi negara maju dan makmur, Iran malah menjadi negara yang dibenci dan dimusuhi banyak orang. Kini, negara itu bukan hanya dimusuhi negara lain, tapi juga dibenci rakyatnya sendiri. Gelombang protes terus membesar. Sudah lebih dari 50 orang tewas. Mereka bukan sekadar protes terhadap aturan jilbab, tapi juga meneriakkan kecaman pada rezim: "Mampuslah diktator!" Rakyat Iran sudah muak dengan perilaku rezim Islam yang tak memberikan kebahagiaan. Tapi, justru menghadirkan malapetaka bagi mereka. Baca Juga :  Satu-juta-tahun Iran adalah contoh negara Islam yang gagal. Seperti juga negara-negara Islam lain, Iran tak mampu menghadirkan apa yang mere...