EMPAT BELAS CARA MENJADI ATASAN YANG BERWIBAWA DAN DISUKAI BAWAHAN EMPAT BELAS CARA MENJADI ATASAN YANG BERWIBAWA DAN DISUKAI BAWAHAN - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

EMPAT BELAS CARA MENJADI ATASAN YANG BERWIBAWA DAN DISUKAI BAWAHAN

  • Datang tepat waktu. Sebagai atasan, Andawajib datang tepat waktu terlepas dari sibuk tidaknya Anda dengan urusan nonpekerjaan (lihat 7 tips agar datang tepat waktu). Bila Anda datang tdak tepat waktu, bawahan Anda akan tidak respek kepada Anda karena beralasan mereka juga bisa datang terlambat karena Anda sebagai atasannya biasa terlambat masuk kerja.
  • Reward vs Punishment. Banyak kekecewaan bawahan kepada atasannya karena penilaian atasan yang tidak adil. Misal, Anda memberi penilaian keinerja yang sama antara bawahan yang rajin dengan yang malas. Ini biasanya memberikan demotivasi bagi bawahan yang rajin bekerja karena mereka merasa sia-sia bekerja rajin. Untuk memotivasi bawahan, Anda harus menerapkan reward and punishment. Sebagi contoh, beerilah penilaian yang lebih (reward) kepada bawahan yang rajin bekerja daripada bawahan yang malas bekerja (punishment). Dengan demikian, bawahan yang rajin dan malas akan tahu penyebab mereka mendapat kenaikan gaji sebesar itu. Diharapkan, mereka akan lebih termotivasi sehingga tidak malas-malasan bekerja.
  • Tidak membawa SARA. Jangan bawa-bawa suku, agama, dan ras (SARA) saat Anda di tempat kerja. Jika sebaliknya, Anda akan mendapat “perlawanan” dari bawahan Anda yang mungkin tersinggung atas ucapan atau tindakan Anda. Bersikaplah profesional dan menyadari bahwa Ada bekerja di lingkungan kerja yang majemuk.
  • Berinteraksi dengan bawahan. Jangan hanya diam di ruangan atau kantor Anda. Jika Anda punya waktu luang, misalnya saat coffee break atau makan siang, berinteraksilah dengan bawahan Anda dari segala posisi. Saat berinteraksi dengan mereka, buatlah obrolan ringan yang memancing bawahan Anda nyaman ngobrol dengan Anda. Topik obrolannya bisa berkaitan dengan pekerjaan ataupun tidak.
  • Mengembangkan budaya continuous improvement. Sebagai atasan, Anda harus mengembangkan budaya continuous improvement(perbaikan terus menerus). Ini umumnya berupa upaya berkelanjutan dalam meningkatkan produk, pelayanan, atau proses. Menurut sebuah artikel di wikiHow, langkah-langkah mengembangkan budaya continuous improvement adalah sebagai berikut: Komunikasikan ekspektasi Anda Beri informasi dan pelatihan Menilai pengetahuan dan keterampilan Jelaskan kepada bawahan bahwa mereka itu penting Memberikan dorongan kepada bawahan Tunjukkan konsistensi Anda Berikan kesempatan untuk eksperimen dan kesalahan.
  • Coaching bawahan yang membutuhkan. Tidak semua bawahan akan melaksanakan kerja seperti yang Anda harapkan. Terkadang mereka ada yang mengalami kendala teknis yang butuh bimbingan Anda sebagai atasannya. Oleh karena itu, informasikanlah kepada bawahan Anda bahwa Anda dengan tangan terbuka akan membimbing bawahan Anda dalam melaksanakan tugas dan mencapai target. Jika sudah demikian dan ada bawahan Anda yang membutuhkan bimbingan, lakukannlah segera. Menurut Lee Colan, empat kunci untuk membimbing karyawan yang kinerjanya menurun atau tidak seperti biasanya adalah sebagai berikut: Menjelaskan – Jelaskan secara baik mengapa kinerja bawahan itu perlu berubah sehingga dia tahu dampaknya terhadap tim, sasaran departemen Anda, sasaran perusahaan, dan finansial si karyawan. Mengonfirmasikan – Konfirmasi bahwa apa yang Anda jelaskan dipahami oleh si bawahan. Jangan lanjutkan sampai bawahan Anda mengerti penjelasan Anda. Melibatkan – Libatkan si bawahan untuk mendiskusikan ide-ide penyelesaian masalahnya. Lanjutkan diskusi untuk mengidentifikasi akar penyebab kesenjangan kinerja (fokus pada kinerja, bukan orangnya). Akar penyebabnya bisa berupa kekurangan keterampilan, rendahnya percaya diri, atau masalah keluarga si bawahan Anda. Menghargai – Kenali perubahan positif bawahan yang Anda bimbing. Cara mengenalinya adalah dengan mencari hal-hal yang mereka lakukan dengan baik. Tunjukkan penghargaan Anda kepada hal-hal tersebut.
  • Menjalankan peraturan perusahaan secara konsisten. Perusahaan umumnya memiliki sistem dan nila-nilai dalam bentuk peraturan. Umumnya ini peraturan (serta hak karyawan) dituangkan dalam perjanjian kerja bersama antara perusahaan dan serikat karyawan. Karyawan atasan, Anda wajib menjalankan peraturan ini secara konsisten. Keputusan strategis yang Anda buat harus sejalan dengan peraturan tersebut. Kesampingkan kebijakan Anda bila sudah menyangkut peraturan tersebut. Sebagai contoh, ada seorang bawahan Anda (kataknlah ia seorang karyawan senior) yang tidak masuk kerja dalam 3 hari. Menurut peraturan perusahaan, sanksi terhadap pelanggaran itu adalah surat peringatan 3. Oleh karena itu, berilah surat peringatan 3 kepada bawahan Anda tersebut. Selaian akan memberi efek jera kepada bawahan tersebut, ini sebagai preseden bahwa Anda menjalankan peraturan perusahaan tanpa pandang bulu.
  • Mengontrol dengan baik. Dalam mencapai sasaran, Anda harus memiliki pengontrolan yang baik terhadap sejauh mana perkembangan pencapaian sasaran Anda. Bentuk pengontrolan ini bisa seperti rapat mingguan, rapat dua mingguan, atau rapat bulanan. Mintalah bukti kepada bawahan Anda sesuai dengan tanggung jawab mereka. Dengan kata lain, janganlah percaya kepada omongan bawahan Anda bahwa semuanya baik-baik saja. Jika ada sesuatu target yang meleset, segeralah evaluasi dan tentukan langkah selanjutnya agar target Anda tercapai.
  • Memperhatikan keterampilan teknis. Secara umum, lebih tinggi jabatan, semakin banyak ilmu manajerial yang digunakan. Oleh karena itu, banyak atasan yang tidak lagi memperhatikan keterampilan teknis lagi. Anda jangan seperti itu. Anda masih harus mengasah keterampilan Anda (sesibuk Anda apapun) supaya Anda tidak dikelabui oleh bawahan Anda. Mengasah keterampilan ini bisa dilakukan sebulan dua kali, misalnya dengan terjun ke lapangan untuk melihat seperti apa realitas di lapangan.
  • Aktif di acara yang diselenggarakan bawahan. Anda hanya sebagai atasan saat di kantor saja. Bila sudah di luar kantor, Anda sama dengan bawahan Anda. Oleh karena itu, janganlah menutup diri terhadap acara-acara yang diselenggarakan bawahan Anda. Misalnya pesta pernikahan, akikah anak, dan acara-acara lainnya. Umumnya, acara-acara tersebut dilaksanakan di akhir pekan. Janganlah Anda beralasan bahwa Anda tidak bisa hadir ke acara bawahan Anda hanya karena Anda sibuk dengan keluarga Anda. Bawalah keluarga Anda ke acara tersebut sehingga Anda bisa menghadiri acara bawahan sekaligus bersama keluarga.
  • Menghindari kebiasaan buruk. Sebagai atasan, Anda harus memberi contoh perilaku baik terhadap bawahan Anda. Oleh karen itu, hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang akan berdampak kepada wibawa Anda di mata bawahan. Salah satu perilaku buruk yang umum dilakukan atasan adalah pergi ke kafe atau tempat diskotek dengan bawahan. Jika Anda seperti itu, hentikan kebiasaan itu dan beralihlah menyibukkan diri Anda dengan kebiasaan baik. 
  • Tidak menerima suap. Sebagai atasan, Anda tentunya memiliki beberapa proyek yang berkaitan dengan pihak di luar perusahaan, misalnya pemasok (supplier) atau yayasan karyawan outsourcing. Janganlah Anda menerima suap dari mereka supaya mereka ditunjuk oleh Anda mengerjakan proyek Anda. Mengapa? Karena akan ada konflik kepentingan di kemudian hari dan bisa saja Anda dipecat bila ketahuan pihak perusahaan.
  • Taat beribadah. Sesibuk apapun Anda, beribadahlah sesuai agama Anda. Selain akan mendapat pahala, ini juga akan menambah rasa tenang Anda terhadap apa yang Anda lakukan di tempat kerja. Tidak peduli seberapa sulit masalah yang Anda hadapi, Anda akan tenang menghadapinya karena Anda yakin Tuhan akan memberi jalan. Tentunya, ketenangan Anda dalam menjalankan tugas dan menyelesaikan masalah yang ada akan menambah wibawa Anda di mata bawahan.
  • Tidak pelit besaran gaji. Semua karyawan akan sensitif dengan uang atau gaji. Sebagai atasan, Anda tidak boleh pelit terhadap besaran gaji yang akan diterima oleh bawahan Anda. Jika bawahan Anda bagus kinerjanya, berilah kenaikkan gaji yang sepadan. Umumnya, setiap perusahaan memiliki batas bawah dan batas atas gaji setiap posisi. Ambillah batas atas gaji untuk setiap karyawan Anda yang kinerjanya baik. Jangan takut terhadap manajemen karena Anda telah sesuai dengan besaran gaji yang perusahaan tetapkan. Tak lupa, lomunikasikan kepada bawahan yang mendapat batas atas kenaikan gaji bahwa mereka harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya karena Anda telah memberi mereka besaran gaji yang baik pula. Baca juga Jadilah-pemimpin-yang-tegas


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

MENILAI SEBUAH PRISTIWA JANGAN LEBAY

Setiap melihat dan menilai sebuah peristiwa, apakah dalam peristiwa itu membuat rasa spiritual dan rasa cinta kita kepadaNya bertambah? Ataukah justru kebencian dan dosa kita yang bertambah? Bagiku Basuki Tjahaya dan Habib Riziek adalah guru kehidupan sebagai pelajaran bagi diri kita dalam perjalanan kedalam diri. Mengapa kita sangat membenci salah satunya? bukankah keduanya diciptakan oleh Tuhan yang kita sembah setiap saat. Mari lihat lebih dalam daripada sekedar perbedaan yang kita ributkan selama ini. Apakah dengan membenci salah satunya kesucian kita akan meningkat? Apakah dengan menghujat seseorang itu artinya kita adalah orang yang lebih suci dari seseorang yang kita hujat? Apakah dengan mengutuk kegelapan, terang akan hadir ? Apakah dengan membenci panas, rasa panas akan hilang ? Apakah marah akan membuat suasana menjadi damai? Jika tidak, mengapa kita tidak belajar dan berlatih dikesempatan dalam peristiwa ini? Belajar mengurangi penghakim...

BERPIKIRAN TERBUKA DAPAT MENGEVALUASI DIRI

Pikiran terbuka menjadi jalan untuk dapat mengevaluasi diri sendiri. Melalui pikiran terbuka, anda mampu untuk menilai diri secara objektif. Pikiran terbuka tidak hanya mampu membuat orang lain sekitar anda bertahan dan merasa nyaman. Sebab, pikiran terbuka juga mendatangkan kebaikan bagi anda di masa mendatang. Berpikiran terbuka termasuk salah satu karakter wirausahawan sukses. Dengan mengembangkan pikiran terbuka, anda dapat mengambil hal positif yang berada di luar diri sendiri. Jika terbiasa berpikir positif, anda akan selalu melihat peluang di setiap kesempatan hidup. Seorang pekerja yang berorientasi sukses akan selalu memiliki pikiran terbuka untuk memunculkan ide-ide kreatif, aplikatif, serta penuh solusi. Berpikir terbuka pada hakikatnya sama dengan berpikir positif. Secara definitif, berfikir terbuka atau open minded  ialah memiliki kemampuan untuk menerima hal atau ide baru dan berbeda dari orang lain. Meskipun gagasan orang lain tampak buruk, dengan pikiran...

NAMUN AKU BUKAN AKU, BUKAN AKU ADALAH AKU

Hmmmm! jangan katakan bahwa aku adalah aku, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Meskipun kau adalah kau dan aku adalah aku. Namun aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Batin dan zahirku adalah engkau, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Gaib dan kehadiranku adalah engkau, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. #Ghazal Maulana Rumi dalam Divan Syams Tabrizi# Dalam syair diatas, Maulana Rumi ingin menjelaskan ada 'aku' yang palsu dan ada 'aku' yang asli. Namun tidak mudah menafikan 'aku' yang palsu tuk menemukan 'aku yang asli. Karena itu Rumi senantiasa mengulang-ngulangnya; aku bukan aku Bukan aku adalah aku. Aku palsu adalah aku yang senantiasa nampak. aku palsu adalah aku yang senantiasa menunjukkan identitasnya. Namun bukankah aku pasti menunjukkan identitasnya ? Bukankah identitas pasti menunjukkan aku ? Dan juga bukankah jika aku dinafikan bermakna tak ada lagi yang terlihat atau tak ada lagi identitas ? Maulana ingin men...

JANGAN TERLALU MEMBANGGAKAN IBADAHMU

Dari kisah sebelumnya bisa disimpulkan ilmu syareat yang saya pelajari dahulu tidaklah salah.. ilmu syareat itu benar.. hanya syareat tanpa tasawwuf sama saja kosong.. Sholat siang dan malam tapi sering menyakiti dan mendzalimi orang lain padahal Allah berfirman dalam hadits qudsi : “Wahai hamba-Ku, Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan ia sebagai sesuatu yang haram di antara kalian. Karena itu, jangan kalian saling mendzalimi. Wahai hamba-Ku, kalian semua lapar kecuali yang telah  Aku beri makan. Wahai hamba-Ku kalian semua telanjang, kecuali yang Aku beri pakaian. Karena itu, mintalah pakaian kepada-Ku pasti akan Aku beri kalian pakaian. Wahai hamba-Ku, kalian senantiasa berbuat salah siang dan malam, sementara Aku mengampuni semua dosa kalian. Karena itu, mintalah ampunan kepada-Ku pasti Aku mengampuni kalian. Wahai hamba-Ku, kalian semua tidak akan bisa memberikan bahaya kepada-Ku sehingga mencelakakan-Ku dan tidak akan bisa memberikan manfa...

TIPS SEBELUM MEMUTUSKAN PENSIUN DINI

Hampir semua orang orang yang bekerja mendambakan pensiun dini yang sejahtera. Pensiun dini memiliki   keuntungan-keuntungan : 1.      Keuntungan Finansial. Memutuskan untuk pensiun dini, berpotensi mendapatkan uang pesangon yang lebih tinggi karena pada umumnya perusahaan menawarkan pesangon besar untuk banyak menarik minat para karyawannya guna kepentingan kepegawaiannya. 2.      Keuntungan Kesempatan. Pensiun dini memberikan kesempatan untuk memulai usaha baru, sebuah cita-cita banyak karyawan kantoran yang jarang sekali terwujud. 3.      Keuntungan Kesehatan. Pensiun dini juga memberikan manfaat kesehatan karena tidak mengalami stress yang terlalu besar akibat bekerja, kurang tidur, atau kurang waktu berolah-raga. Pertimbangkan sebelum mengambil pensiun Dini : 1. Tentukan Penghasilan Pengganti Setelah Pensiun. Pensiun bukan berakhirnya kehidupan, justru akan memasuki kehidupan babak baru. S...