TIGA BELAS CARA BELAJAR MENGENDALIKAN PIKIRAN ANDA TIGA BELAS CARA BELAJAR MENGENDALIKAN PIKIRAN ANDA - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

TIGA BELAS CARA BELAJAR MENGENDALIKAN PIKIRAN ANDA

Tiga Belas Cara Belajar Mengendalikan Pikiran Anda
cara mengendalikan pikiran, melatih kekuatan pikiran, pengendalian pikiran, cara mengendalikan pikiran negatif, cara fokuskan pikiran 13 Cara Belajar Mengendalikan Pikiran Anda – Teknik mengendalikan pikiran adalah cara untuk mencapai kontrol atas pikiran dan emosi.
Metode ini adalah sarana untuk membawa banyak perubahan positif dalam diri Anda.Disini akan memberikan sedikit ulasan tentang teknik yang dapat Anda gunakan untuk belajar mencapai kontrol diri.

    “Pikiran bisa menjadi sahabat paling baik, sekaligus musuh paling  jahat.”

Teknik pengendalian pikiran adalah alat untuk berkomunikasi dengan diri sendiri, memahami semua kemampuan yang Anda miliki, dan belajar bagaimana menggunakan kekuatan Anda untuk memperbaiki diri sendiri. Teknik-teknik pengendalian pikiran membantu Anda mengambil alih emosi
Anda, memandu pikiran Anda, dan mengembangkan kontrol diri yang dapat
membawa Anda jauh menelusuri kehidupan Anda.

Teknik ini membantu melatih pikiran Anda untuk digunakan potensinya dalam mengatasi situasi sulit. Belajar teknik dan berlatih secara teratur membantu meningkatkan kemampuan mental Anda, bekerja secara efektif, mengatasi kesulitan, dan menemukan ketenangan jiwa. Berikut ini saya memberikan beberapa teknik yang efektif untuk mengendalikan pikiran Anda sendiri.

1. Berhenti dan atur napas

Hentikan pikiran Anda yang tak terkendali dengan mengambil jeda. Ambil beberapa tarikan napas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan lagi aktivitas Anda, supaya Anda dapat menelaah pikiran dengan jernih dan kepala dingin.

Sejenak pusatkan pikiran melakukan pengaturan napas, Anda telah memberi jarak antara diri dan pikiran sehingga lebih mudah mengelolanya. Penelitian telah menunjukkan bahwa diperlukan 90 detik bagi pemicu neurokimia untuk memudar dari otak dan
kembali lagi pada kimia otak normal. Jadi, cobalah menghitung sampai 90 untuk menenangkan diri.

2. Nikmatilah saat-saat ini

Terus merenungkan masa lalu yang sudah pasti tidak bisa Anda ubah, atau membayangkan masa depan, yang tidak mungkin dapat Anda prediksikan, jelas menyebabkan hilangnya kendali atas pikiran. Fokuslah pada saat ini dan di sini-lah keadaan paling nyata yang dapat Anda kendalikan. Dengan demikian, pikiran Anda akan mengikuti. Banyak praktisi spiritual
menyarankan untuk menikmati hidup pada saat ini yang mendorong ketenangan dan kedamaian batin. Ajukan pertanyaan sederhana untuk diri sendiri, ‘apa yang dapat kulakukan sekarang untuk mengubah apa yang kurasakan?’

3. Telusuri beban pikiran Anda tanpa menghakimi

Setelah berhenti, kembalilah pada pikiran Anda tanpa mengkritik diri.
Pikirkan mengapa Anda bisa memiliki pikiran seperti itu dan apa yang membuat Anda merasa kehilangan kendali atas otak Anda sendiri. Memandang pikiran secara objektif akan membantu Anda memahaminya tanpa memancing keluar emosi negatif. Jika Anda mengalami kesulitan, tuliskan semua
pikiran tersebut dan baca kembali keras-keras.

4. Ambil tindakan untuk mengatasi pikiran Anda

Berdiam diri memikirkan ide tanpa segera bertindak hanya menciptakan lingkaran pikiran tak berujung. Buatlah rencana untuk mengatasi pikiran dan kekhawatiran Anda karena ketidakpastian sering kali berakar pada pikiran liar. Jika Anda tak kunjung berhenti memikirkan beban pekerjaan,
buatlah rencana untuk memisahkan antara kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi.

 Anda bisa mengambil cuti, tak banyak membawa pulang pekerjaan, atau mencari pekerjaan baru yang Anda suka. Biasanya kita tidak mampu mengendalikan pikiran karena takut bertindak mengatasinya. Setelah Anda menyusun rencana, Anda harus mengikutinya.

5. Tenangkan diri Anda dalam lingkungan yang nyaman

Dunia luar sangat mempengaruhi keadaan batin Anda. Jadi, jika Anda berada di lingkungan yang tidak membuat nyaman atau di luar kendali, pikiran Anda akan menyerap dan segera berubah mencerminkan perasaan itu.

Putarlah musik terapi yang membuat Anda rileks atau pergilah ke “tempat favorit”. Aromaterapi seperti lavender, kamomil, dan dupa terbukti merilekskan dan dapat membantu Anda mengendalikan pikiran.

6. Alihkan pikiran Anda dengan melakukan aktivitas lain

Anda bisa berolahraga, menonton film, atau menelepon teman untuk mengalihkan pikiran dari masalah yang sedang mengganggu. Segera lakukan sesuatu, jangan biarkan diri Anda berlama-lama duduk diam dengan pikiran melayang ke mana-mana. Catat aktivitas yang membantu Anda rileks dan
masukkan ke dalam jadwal mingguan. Akan tetapi, ingatlah bahwa cara ini merupakan solusi jangka pendek. Anda tetap harus berusaha menyibukkan pikiran ketika sulit mengatasinya.

7. Bicaralah dengan seseorang untuk mengeluarkan pikiran Anda

Perspektif baru sering kali dapat menjernihkan pikiran dalam hitungan menit, dan berbagi dengan orang lain mencegah masalah tersebut terulang lagi di dalam pikiran Anda. Orang-orang terbaik yang bisa Anda temui untuk berbagi pikiran bisa teman-teman, orang tua, dan terapis profesional.

8 .Jangan coba memilih pikiran Anda, tetapi kendalikan saat pikiran itu datang

Otak manusia adalah organ luar biasa yang dapat membuat lompatan imajinatif, mengingat kenangan, dan menemukan pemahaman dalam waktu singkat, dan Anda tidak akan pernah dapat mengendalikan semua pikiran yang berlalu-lalang. Pikirkan cara untuk lebih mengendalikan pikiran yang muncul saat ini, bukan menekan pikiran yang tidak ingin Anda miliki.

9. Utamakan kesehatan mental dan pikiran

Pelihara otak Anda dengan mengupayakan tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam, mengelola tingkat stres, dan mempertahankan pandangan positif
mengenai hidup. Konsumsi makanan sehat dan olahraga teratur dapat mendorong kesehatan mental dan fisik.

10. Ketahui kejadian yang memicu beban pikiran

Walaupun memang tidak seharusnya kita menghindari semua masalah, berhati-hatilah terhadap apa saja yang dapat menggerakkan pikiran Anda ke arah negatif dan siapkan diri ketika peristiwa itu terjadi. Selalu siapkan diri Anda supaya berakhir dengan aktivitas yang memicu pikiran positif, seperti mengerjakan karya kreatif, meluangkan waktu bersama keluarga, atau membaca buku yang bagus, sehingga Anda bisa menyibukkan diri dengan memikirkan hal-hal yang Anda sukai. Luangkan waktu sejenak setiap harinya untuk mengambil jeda dan mensyukuri hidup Anda.

Berhati-hatilah pada pikiran Anda selama “momen pemicu” berlangsung.
Sekali lagi, jangan mencoba menghakimi atau mengkritik diri sendiri.

11. Lakukan meditasi Selama ratusan tahun

meditasi telah menjadi sarana vital untuk
menenangkan dan mengendalikan pikiran. Sesibuk apapun carilah waktu untuk bermeditasi setiap hari walaupun hanya 5-10 menit, khususnya pada hari-hari ketika pikiran Anda sangat sulit dikendalikan. Meditasi bahkan terbukti bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan jantung.

12. Rangkai kembali pikiran Anda dalam cara yang positif dan hati-hati

Cara ini akan membantu pikiran menyesuaikan diri dengan dunia sekitar, sehingga Anda dapat memahaminya dengan lebih baik. Sebagai contoh, daripada mencemaskan atasan akan memecat Anda karena tidak menyukai kinerja Anda, pahami bahwa ia juga memikirkan nasib karyawan lain, perusahaan, atasannya sendiri, dsb. Pada dasarnya, ini bukan menyangkut perasaannya tentang Anda.

13. Sadari, ada banyak hal yang memang diluar kendali Anda

Jangan terobsesi pada hal-hal yang sudah pasti tidak dapat Anda kendalikan, seperti mencoba mengendalikan orang lain. Lebih baik fokus pada diri sendiri saja. Saat memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali, ingatkan diri bahwa satu-satunya hal yang bisa Anda kendalikan adalah diri Anda sendiri.

Bukan berarti Anda tidak boleh mencoba
menciptakan dampak pada lingkungan sekitar. Justru Anda selalu mampu menciptakan dampak terbesar pada pikiran Anda sendiri yang nantinya ikut berpengaruh terhadap lingkungan sekitar Anda.

Metode belajar mengendalikan pikiran ini,
jika diterapkan dengan cara yang benar dapat membantu memperkuat pikiran Anda dan menuntun Anda untuk mencapai kontrol diri. Jika Anda bertujuan untuk mencapai sesuatu yang spesifik melalui teknik ini, segera carilah bimbingan pada ahlinya. Baca Presiden-republik-indonesia-ke-7


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

USIR KERAGUAN TERHADAP DIRI SENDIRI

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.  Keberhasilan seseorang ditentukan oleh seberapa kuat kemauannya untuk maju. Halangan dan rintangan akan selalu datang, karena hidup memang tidak pernah akan mulus selamanya. Banyak orang yang mundur dari usahanya mencapai kesuksesan karena terlalu banyak keraguan yang berputar-putar di otaknya. Dilansir dari Women's Health, berikut ini langkah...

Bagaimana Sikap Ulama Terhadap Kalimat Sufistik yang Melewati Batas?

Penjelasan ulama terhadap kalimat sufistik yang tampak melewati batas  Dalam khazanah tasawuf kita sering mendengar ucapan para sufi yang tampak melewati batas dan kadang bertentangan dengan kaidah umum keislaman seperti yang terkenal Abu Yazid Al-Busthami, Al-Hallaj, Ibnu Arabi, atau Al-Jili. Bagaimana pandangan ulama perihal ini? Terima kasih. Wassalamu alaikum wr. wb. (Hamba Allah /Martapura) Jawaban Penanya yang budiman, semoga dirahmati Allah SWT.  Kalam-kalam yang tampak melewati batas itu bukan hanya dilontarkan oleh sufi, tetapi juga pernah oleh sahabat rasul seperti Sayyidina Umar, Sayyidah Aisyah, dan sahabat lainnya yang sebagian dikutip di sini. Sayyidina Umar pernah mengatakan, “Banjir Nuh dalam ratapanku seperti aliran air mata//Kobaran api Ibrahim seperti kepedihan hatiku yang terbakar oleh cinta. Kalau bukan embusan panjang napasku, niscaya aku tenggelam oleh air mata//tetapi sekiranya tanpa air mata, niscaya aku terbakar oleh napasku yang panas. Dukaku apa yan...

CIRI-CIRI WALI YANG MURSYID

Ciri-ciri dari seorang Mursyid yang Wali : Syarat lainya yang mutlak harus dimiliki seorang wali yang mursyid adalah mereka berpegang teguh pada Qu’ran dan Hadist tidak pernah meninggalkan syariah dan sunnah. Karena tak ada tariqah tanpa syariah, karena seumpama syariah adalah penerang untuk menjalani jalan tariqah agar tak tersesat dan menuju hakikat. Imam Malik, Imam Mazhab Maliki mengatakan Syariat tanpa tasawuf adalah zindik, dan tasawuf tanpa syariat adalah sesat. Dan salah satu ciri para wali  biasanya mereka tersembunyi, meskipun begitu mereka sangat terkenal diantara para kekasih Allah. Selama bermursyid dengan seorang yang wali anda akan menganggap kematian adalah sebuah anugerah dan hadiah dari Allah, tapi jika anda semakin takut mati maka carilah mursyid yang lain. Seorang yang wali dapat mengetahui dan menyembuhkan penyakit fisik dan jiwa muridnya. Bila mendengarkan ceramah dari Mursyid tasawuf yang Wali Allah, maka ia akan mendapatkan ilmu sekalig...

USAHA BUDI DAYA PEMBESARAN BELUT DIKOLAM TERPAL

Usaha Budidaya Pembesaran Belut Di Kolam Terpal Usaha budidaya pembesaran belut merupakan salah satu usaha alternatif untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi atas daging belut yang bergizi tinggi.  Usaha budidaya belut juga sangat mudah untuk dilakukan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi lahannya. Usaha budidaya belut menjanjikan keuntungan besar bagi pelaku usahanya, belut juga memiliki potensi yang besar untuk diekspor ke beberapa negara karena permintaan akan daging belut masih sangat tinggi sementara untuk persediaannya belum cukup memenuhi. Usaha pembesaran belut memang belum banyak dilakukan oleh masyarakat, hal itu tidak terlepas dari terbatasnya informasi mengenai bagaimana cara dan teknik budidaya belut. Padahal, dapat dikatakan bahwa budidaya pembesaran belut relatif cukup mudah. Sekarang ini permintaan belut masih didominasi dari hasil tangkapan alam dan juga hasil budidaya yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, pelu...

SALAH PILIH

Tak ada model negara Islam yang berhasil. Ketika sukses meruntuhkan rezim Pahlevi pada 1979, rakyat Iran memilih Islam sebagai dasar negara. Mereka mengganti bentuk negara yang semula kerajaan menjadi republik. Republik Islam Iran namanya. Tapi, setelah 40 tahun menjalaninya, terbukti bahwa pilihan ideologi Islam itu salah. Bukannya menjadi negara maju dan makmur, Iran malah menjadi negara yang dibenci dan dimusuhi banyak orang. Kini, negara itu bukan hanya dimusuhi negara lain, tapi juga dibenci rakyatnya sendiri. Gelombang protes terus membesar. Sudah lebih dari 50 orang tewas. Mereka bukan sekadar protes terhadap aturan jilbab, tapi juga meneriakkan kecaman pada rezim: "Mampuslah diktator!" Rakyat Iran sudah muak dengan perilaku rezim Islam yang tak memberikan kebahagiaan. Tapi, justru menghadirkan malapetaka bagi mereka. Baca Juga :  Satu-juta-tahun Iran adalah contoh negara Islam yang gagal. Seperti juga negara-negara Islam lain, Iran tak mampu menghadirkan apa yang mere...