CARA MEMBUAT MENU NAVIGASI STICKY ALIAS FIX DIBAWAH /HEAD> CARA MEMBUAT MENU NAVIGASI STICKY ALIAS FIX DIBAWAH /HEAD> - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

CARA MEMBUAT MENU NAVIGASI STICKY ALIAS FIX DIBAWAH /HEAD>

Home CSS  html  JavaScript  menu  navigasi, serial tutorial khusus, cara membuat menu sticky cocok untuk tempalte Essential, Contempo, Emporio, Soho, dan Notable, namun Notable hasil kurang mantap.

Mari kita coba sticky Menu Navigasi dibawah ini, dan membuktikan apakah kita dapat menerapkannya pada template blogger kita. Perhatikan cara membuatnya:

Sebaiknya back up template anda terlebih dahulu untuk berjaga jaga

Masuk ke pengaturan blogger

Pilih Tema

Pilih opsi editHTML

Langkah pertama: Cari kode </head> lalu copy kode dibawah ini dan pastekan dibawah </head> .

<div id="navbar">

<a href="#home">Home</a>

<a href="#news">News</a>

<a href="#contact">Contact</a>

</div>

Langkah kedua: Cari kode ]]></b:skin> lalu copy kode dibawah ini dan pastekan diatas kode tadi. Jika ingin merubah background color, maka bisa diganti warna sesuai selera anda yang ditandai berwarna background color merah,  #333.

/* Style the navbar */

#navbar {

overflow: hidden;

background-color: #333;

}

 

/* Navbar links */

#navbar a {

float: left;

display: block;

color: #f2f2f2;

text-align: center;

padding: 14px;

text-decoration: none;

}

 

/* Page content */

.content {

padding: 16px;

}

Langkah ketiga: Tambahkan kode JavaScript dibawah ini letakan diatas kode </body>:

<script>window.onscroll = function() {myFunction()};var navbar = document.getElementById("navbar");var sticky = navbar.offsetTop;function myFunction() { if (window.pageYOffset >= sticky) {

navbar.classList.add("sticky")

} else {

navbar.classList.remove("sticky");

}

}</script>

Save tema

Catatan templat dapat menerapkan ini, pada beberapa kasus khusus harus diformat terlebih dahulu. Apabila  dan jika sticky  dan search mengalami pembekuan, maka lakukan perbaikan dan tambahan kode, kunjungi artikel ini Cara-menghilangkan-efek-lengket



Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

TAHU KAPAN MENERIMA KENYATAAN, TAHU KAPAN MENGGUNAKAN EUFEMISME

Banyak media dan korporasi menggunakan bahasa untuk menyembunyikan kondisi ataupun suatu hal menjadi tidak jujur, begitu juga dalam bisnis. Biasanya pada saat keadaan buruk terjadi pada bisnis, tentu kita akan merasa tidak nyaman, mungkin juga memalukan, dan menyakitkan, akhirnya tidak jarang kita seringkali menyembunyikannya di ballik penghalusan-penghalusan kata. Hati-hati, bisa jadi ini adalah penghalusan-penghalusan yang membuat orang merasakan FEEL GOOD dalam waktu sementara, tapi tidak membuat mereka jujur pada diri sendiri. Meskipun penghalusan bahasa bisa membuat Anda FEEL GOOD, membuat Anda jauh lebih sopan, tetapi ingat bahwa untuk hal-hal tertentu Anda harus jujur. Dalam bisnis, Anda harus bisa melihat kenyataan yang sebenarnya dalam bentuk hasil yang nyata, alih-alih melakukan perbaikan bisnis terus-menerus supaya target perusahaan bisa tercapai dan menyenangkan di mata pelanggan. Anda harus tahu mengapa seseorang tidak menggunakan produk atau jasa yang Anda ber...

ABU NAWAS DIGELANDANG POLISI

Abu Nawas Digelandang Polisi,  Ibnu Sina dan Tradisi Berpikir dalam Islam Alkisah, di suatu malam, kepala keamanan kerajaan –atau kalau sekarang bisa disebut polisi, beserta beberapa pengawalnya melakukan patroli di jalanan kota Baghdad. Di tengah patroli mereka tak sengaja memergoki Abu Nawas sedang mabuk-mabukan dan omongannya meracau tak jelas. Melihat kondisi Abu Nawas yang sudah mabuk berat, kepala polisi memerintahkan pengawalnya untuk menggelandang Abu Nawas ke pos pengamanan dan menahan Abu Nawas semalaman, hingga ia sadar kembali keesokan harinya. Esok paginya ketika Abu Nawas sudah sadar kembali, sang komandan polisi menyampaikan berita ihwal ditangkapnya Abu Nawas kepada khalifah Harun ar-Rasyid. Mendengar berita ditangkapnya Abu Nawas, khalifah Harun ar-Rasyid lantas memerintahkan sang komandan polisi untuk menghadirkan Abu Nawas di hadapannya. Singkat cerita, ketika Abu Nawas berada di hadapan khalifah Harun ar-Rasyid, tanpa basa-basi khalifah Harun ...

SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA

KATA PENGANTAR  Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya saya dapat membuat blog/site tentang apa saja yang menarik bagi penggemar membaca dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak, Ibu, Saudara (i) selaku pelanggan Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga yang telah memberikan masukan kepada saya. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada teman - teman blogger telah ikut turut serta membantu dalam proses pemblo gingan ini. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam dunia bloging ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan blog/site yang telah saya buat untuk di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun. Semoga blog/site sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Secara struktur, sistematis dan masif blog/site ya...

GERAKAN ISLAM DI TANAH BANJAR : BEBERAPA KISAH RECEH TUAN GURU DI TANAH BANJAR

Beberapa Kisah Receh Tuan Guru di Tanah Banjar Hairus Salim dalam esai Gus Dur dan Guru Sekumpul: Sebuah Pertemuan menggambarkan pemasangan poster foto ulama adalah salah satu wujud penghormatan terhadap para ulama. Ulama atau Tuan Guru memiliki posisi penting dan penghormatan pada mereka hanya salah satu dari artikulasi keberislaman masyarakat Banjar. Dalam perjalanan pulang dari Banjarmasin, Hairus Salim mengisahkan bahwa seperti umumnya warung dan rumah orang Banjar di kawasan Kalimantan Selatan, dinding warung tersebut dipenuhi poster foto-foto ulama. Kisah yang dimuat di laman NU Online tersebut mengisahkan poster foto ulama tersebut merujuk pada sosok KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau akrab dengan Guru Sekumpul dan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Memang, jika bepergian ke tanah Banjar, maka poster foto ulama akan sangat mudah ditemui. Tidak saja di tempat makan, sebagaimana cerita Hairus Salim, namun di rumah, tempat kerja dan lain-lain, masyarakat Banjar juga sering me...

PERCAYA KEPADA DIRI SENDIRI PERCAYA ANDA DAPAT BERHASIL

Bagaimana Mengembangkan Kekuatan Kepercayaan. Berikut ini adalah tiga pedoman untuk mendapatkan dan mengokohkan kekuatan k kepercayaan Berpikir Sukses, jangan berpikir gagal Di tempat kerja, dan di rumah, gantilah berpikir gagal dengan berpikir sukses. Sewaktu menghadapi situasi yang sulit, berpikirlah, "Saya akanmenang," bukan "Saya akan kalah." Ketika Anda bersaing dengan orang lain, berpikirlah, "Saya sama dengan yang terbaik," bukan "Saya tidak masukhitungan." Jika peluang muncul, berpikirlah "Saya dapat melakukannya," jangan pernah berpikir "Saya tidak dapat." Biarkan pikiran utama "Saya-akan-berhasil" mendominasi proses berpikir Anda. Berpikir  sukses mengkondisi-kan pikiran Anda untuk rencana yang menghasilkan keberhasilan. Berpikir gagal mengerjakan yang persis berlawanan. Berpikir gagal mengkondisikan pikiran memikirkan pikiran-pikiran lain yangmenghasilkan kegagalan. 1. Ingatkan diri Anda seca...