CARA MENGATASI SISTEMATIK DAN MASIF ERRORR BREADCRUMB PADA BLOG BLOGGER CARA MENGATASI SISTEMATIK DAN MASIF ERRORR BREADCRUMB PADA BLOG BLOGGER - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

CARA MENGATASI SISTEMATIK DAN MASIF ERRORR BREADCRUMB PADA BLOG BLOGGER

Cara mengatasi sitematik dan masif errorr breadcrumb pada blog blogspot / blogger sebenarnya mudah, namun jika tidak tahu caranya memang bikin pusing. Karena hal ini memang bikin blog kita menjadi errorr di kemudian hari. Lalu bagaimana mengatasinya?

Peringatan errorr pada breadcrumb tersebut berasal dari Google Search Console dan masuk ke email kita, dan meminta kepada kita untuk segera memperbaikinya. 

Untuk itu ketika kita kita membuat blog dengan blogger , hal tersebut penting sekali untuk diperhatikan, karena akan berpengaruh juga tampilan blog dan performa blog di internet.

Cara mengatasi errorr breadcrumb ada 2 pilihan yang dapat anda pilih salah satu : pertama, mengganti tempate dan gunakan template bawaan dari blogger, cara kedua adalah dengan memperbaiki kode HTMLpada template blog.

Berikut ini adalah cara mengatasi errorr breadcrumb dengan memperbaiki kode HTML pada template blog :

1. Kita masuk ke akun blogger , tepatnya pada halaman dashboard blogger :

2. Dari gambar di atas, klik "tema" , kemudian klik "edit HTML" . Kemudian akan ditampilkan kode HTML pada template blog kita , seperti di bawah ini :

3. Intinya, anda temukan kode seperti yang saya kotak merah seperti di atas. Jika anda menemukan seperti di atas, maka klik saja titik tiga (...) , maka serangkaian kode yang ada di dalamnya akan ditampilkan ke bawah.

Yang harus anda lakukan adalah mengganti kode HTML 

<b:includable id='breadcrumb' var='posts'>

sampai

</b:includable>

 dengan kode HTML di bawah ini :

<b:includable id='breadcrumb' var='posts'><b:if cond='data:view.isPost'>    <b:loop values='data:posts' var='post'>        <div class='breadcrumbs' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/BreadcrumbList'>            <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>            <a expr:href='data:blog.homepageUrl' itemprop='item' title='Home'>            <meta content='1' itemprop='position'/>            <span itemprop='name'><b:switch var='data:blog.locale'><b:case value='id'/>Beranda<b:default/>Home</b:switch></span></a>            </span>            <b:if cond='data:post.labels'>            <b:loop index='nomor' values='data:post.labels' var='label'> &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp;              <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>                <meta expr:content='data:nomor+2' itemprop='position'/>                <a expr:href='data:label.url + &quot;?&amp;max-results=8&quot;' expr:title='data:label.name' itemprop='item' rel='nofollow'>                  <span itemprop='name'><data:label.name/></span>                </a>              </span>            </b:loop>            <b:else/>            &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp; <span itemprop='name'><data:blog.pageName/></span>            </b:if>        </div>    </b:loop><b:elseif cond='data:view.isPage'/>    <div class='breadcrumbs' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/BreadcrumbList'>        <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>        <a expr:href='data:blog.homepageUrl' itemprop='item' title='Home'>        <meta content='1' itemprop='position'/>        <span itemprop='name'><b:switch var='data:blog.locale'><b:case value='id'/>Beranda<b:default/>Home</b:switch></span></a>        </span> &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp;         <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>        <meta expr:content='data:num+2' itemprop='position'/>        <a expr:href='data:blog.url' expr:title='data:post.url' itemprop='item'>          <span itemprop='name'><data:blog.pageName/></span>        </a>        </span>    </div></b:if></b:includable>

4. Setelah selesai, kemudian klik "simpan".

Sebenarnya errorr breadcrumb tersebut berpotensi terjadi jika kita menggunakan template dari luar, artinya bukan template bawaan dari blogger. Hal ini sudah saya buktikan, bahwa dengan template bawaan blogger tidak mengakibatkan errorr breadcrumb. Atau theme blogger.....

Sayangnya elemen di atas tidak serta merta kita dapatkan begitu saja tanpa menambahkannya. 

1. HARUS MOBILE USABILITY

Untuk mendapatkan halaman yang mobile friendly kita harus menggunakan template yang mobile friendly, hindari menggunakan template tua (versi lama, terutama yang klasik), gunakan saja template bawaan terbaru blogger seperti contempo, soho, emporio, notable dan essential yang telah di modifikasi)

2. HARUS DENGAN DATA TERSTRUKTUR

Untuk membuat data halaman terstruktur pasang breadcrumb, cara paling sederhana adalah dengan meletakan script breadcrumb jason-LD berikut di bawah kode <data:post.body/> di dalam template Anda:

<script type='application/ld+json'>{ "@context": "https://schema.org", "@type": "BreadcrumbList", "itemListElement": [ { "@type": "ListItem", "position": 1, "name": "Home", "item": "<data:blog.homepageUrl.canonical/>" <b:if cond='!data:post.labels'>}<b:else/>},<b:loop index='i' values='data:post.labels' var='label'> { "@type": "ListItem", "position": <b:with value='data:i + 2' var='num'><b:eval expr='data:num'/></b:with>, "name": "<data:label.name/>", "item": "<data:label.url.canonical/>" <b:if cond='data:post.labels.size != data:i + 1'>},<b:else/>}</b:if></b:loop></b:if> ] }</script>

Breadcrumb diatas tidak akan terlihat secara visual di atas halaman blog, akan tetapi kode di atas jelas menjadi sinyal yang sangat kuat bagi mesin penelusur karena di rekomendasikan oleh google. Buktinya akan terlihat di halaman Webmaster Google Search Control pada tabel yang telah kami tampilkan diatas. Baca Juga : Penjelasan-selengkapnya-apa-gerangan

3. HARUS MEMILIKI KOTAK PENELUSURAN SITELINK

BEGINI CARA MEMBUAT KOTAK PENELUSURAN SITELINK DI BLOGSPOT

Yang terakhir adalah syarat halaman blog atau web modern harus memiliki kotak penelusuran sitelink kami mencobakan script berikut yang di letakan di bawah kode tag <head> :

 <script type='application/ld+json'>

    {

      &quot;@context&quot;: &quot;https://schema.org&quot;,

      &quot;@type&quot;: &quot;WebSite&quot;,

      &quot;url&quot;: &quot;<data:blog.homepageUrl/>&quot;,

      &quot;name&quot;: &quot;<data:blog.title/>&quot;,

      &quot;alternateName&quot;: &quot;<data:blog.title/>&quot;,

      &quot;potentialAction&quot;: {

        &quot;@type&quot;: &quot;SearchAction&quot;,

        &quot;target&quot;: &quot;<data:blog.homepageUrl/>search?q={search_term_string}&amp;max-results=6&quot;,

        &quot;query-input&quot;: &quot;required name=search_term_string&quot;

      }

    }

  </script>

Save template dan lihat hasilnya dengan cara memasukan dan menguji salah satu link artikel ke webmaster tool melalui cara:

Masuk ke dasbor blogger

Pilih pengaturan

Scroll halaman kanan yang muncul dari atas ke bawah

Untuk inspeksi URL silahkan klik Google Search Console

Setelah masuk klik 'Inspeksi URL' dan masukan URL untuk menguji apakah halaman telah memiliki kotak pencarian Sitelink.



Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

PRAKTEK KOMUNIKASI VERBAL

Prakteknya komunikasi verbal bisa dilakukan dengan cara :  Berbicara dan menulis. Umumnya untuk menyampaikan, orang cenderung lebih menyukai speaking  (berbicara) ketimbang (writing ). Selain karena praktis, speaking dianggap  lebih mudah “menyentuh” sasaran karena langsung didengar komunikan. Namun bukan berarti pesan tertulis tidak penting. Untuk menyampaikan pesan bisnis  yang panjang dan memerlukan pemahaman dan pengkajian matang, diperlukan  pula penyampaian writing. Semisal penyampaian bussines report. Sangat tidak  mungkin jika hanya disampaikan dengan berbicara. Mendengarkan dan membaca. Kenyataan menunjukkan, pelaku bisnis lebih sering mendapatkan informasi  ketimbang menyampaikan informasi. Dan aktivitas penerimaan informasi.pesan  bisnis ini dilakukan lewat proses (listening) mendengarkan dan membaca  (reading). Sayangnya, kenyataan juga menunjukkan, masih banyak di antara  kalangan bisnis yang tidak memiliki ke...

PENTINGNYA MEMPERBAIKI TAMPILAN LUAR

Pepatah Inggris mengatakan : “Don’t judge a book by it’s cover”, yang secara harfiah berarti : jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya. Pepatah tersebut memiliki makna bahwa hendaknya kita tidak menilai seseorang atau sesuatu hanya melalui tampilan luarnya. Namun dalam kehidupan sehari-hari, pepatah tersebut seringkali kita abaikan dan bahkan tidak relevan dalam keseharian kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Sering kali kita menilai sesuatu hanya melalui tampilan luar atau apa yang bisa kita lihat secara kasat mata. Dalam kehidupan sehari-hari, pepatah “Jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya” seringkali tidak relevan. Kita sering merasakan bahwa kesan pertama sangatlah penting dalam mempengaruhi penilaian seseorang terhadap sesuatu. Sebagai contoh, ketika kita memilih buku-buku yang dalam keadaan tersegel sehingga kita hanya dapat melihat dan membaca tulisan pada sampulnya, tentu kita akan menilai buku-buku tersebut melalui tampilan sampulnya sebab kita t...

PENTINGNYA BISNIS ANDA MENJADI BISNIS UNIK

Unik bisa jadi kata kunci buat kesuksesan Anda. Saya sering melihat bisnis – bisnis unik yang bahkan nyerempet aneh tapi tetap bermanfaat selalu meraih sukses. Pastinya unik itu membuat perbedaan untuk bisnis Anda. Beda itu tidak harus yang wah. Pasti pernah dengar istilah karena nila setitik rusak susu sebelanga. Kalau itu konteksnya lebih kesalahan. Nah, pointnya coba Anda jadikan si nila ini Sesuatu yang unik tapi membuat bisnis Anda menjadi besar. Setitik nila anggap saja ide yang sederhana, so tidak perlu susah untuk jadi Bisnis unik. Saya pernah dengar cerita di daratan Eropa pernah muncul soal fisika yang menanyakan cara menentukan tinggi bangunan lantai 35 dengan barometer. Kalau Anda yang ditanya mau jawab apa? Pasti bingung tapi Fitra Jaya Saleh, pemenang nobel fisika di Denmark sekaligus coach bisnis menjawab kalau bisa digunakan dengan cara mengaitkan barometer dengan benang lalu turunkan dari lantai atas hingga tanah. Itu sangat simple bukan? Tapi kadang kit...

BAGAIMANA SIH HIJRAH ALA SUFI

Bagaimana cara menjadi seorang yang hijrah seperti para sufi Bagaimana sih hijrah para sufi ini? Sebelum belajar tentang itu. Ada baiknya kita memahami hal ini. Ada delapan prinsip (adab), berbahasa Persia, dalam tarekat Naqsyabandiyah yang dikompilasi oleh Syekh Abdul Khalik Al-Ghujdawani, qs. Prinsip –prinsip ini kemudian disempurnakan menjadi 11 prinsip oleh Imam tarekat ini, Syah Muhammad Baha’uddin an-Naqsyaband. Salah satunya adalah Safar dar Wathon yang secara harfiah artinya adalah berjalan melintasi negeri. Para Guru dalam tarekat ini sering mengartikan Safar dar Wathon, sebagai: perjalanan kembali ke kampung halaman. Itu artinya seorang salik (orang yang mengalami/belajar di perjalanan sufi-red) menempuh perjalanan dari alam ciptaan menuju alam Sang Pencipta. Diriwayatkan bahwa Nabi (saw) bersabda, “Aku menuju Tuhanku dari satu keadaan menuju keadaan yang lebih baik dan dari satu maqam menuju maqam yang lebih tinggi.” Oleh karenanya seorang salik harus menempu...

ABU NAWAS KUAH DIBALAS MAKJUN

Abu Nawas, Kuah Dibalas Makjun Di mata Khalifah Harun al-Rasyid figur Abu Nawas memang lihai, dia tidak hanya lucu tetapi juga bijaksana sehingga tidak dapat dipandang enteng. Di satu pihak hal itu sangat membanggakan khalifah, tetapi di lain pihak, sangat menjengkelkannya, karena ia suka kurang ajar dan tidak tahu diri. Oleh karena itu baginda tidak pernah berhenti memeras otak untuk dapat membalas Abu Nawas. Pada suatu hari di bulan Rabiulawal, baginda khalifah tersenyum simpul sendiri sambil bergumam, “Awas kau, Abu Nawas, kali ini pasti kena.” Seperti biasa setiap bulan Rabiulawal, Sultan Harun Al-Rasyid menyelenggarakan acara Maulid Nabi di istana. Pada saat itu semua pembesar negeri hadir termasuk putra-putra mahkota dari negeri-negeri sekitarnya, tapi Abu Nawas tidak tampak. “Panggil dia kemari,” perintah khalifah kepada punggawa. Setelah Abu Nawas datang menghadap, dimulailah acara hari itu. Semua hadirin dipersilahkan berdiri, kemudian masing-masing disirami...