SAUDARA EMPAT SAUDARA EMPAT - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

SAUDARA EMPAT

Saudara Empat
Dalam adat dan ajaran asli kejawen dikenal istilah 'SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER' artinya Empat Saudara dan Yang Kelima PANCER di Tengah, pancernya itu adalah badan jasmani diri kita sendiri, ada juga yang mengatakan sedulur papat mereka adalah kiblat papat lima ditengah (empat jurusan yang kelima di tengah).

Awal mula kehidupan manusia didunia ini diawali dari saat-saat kita masih berada di janin dan menjelang kelahiran ke dunia. Sebelum sang bayi (pancer) lahir dari rahim ibu, setiap manusia mempunyai empat saudara ketika masih berupa janin mereka selalu menjaga pertumbuhan manusia yang masih didalam kandungan Ibu.

Adapun yang disebut sedulur papat adalah Air kawah (ketuban), Ari-ari (plasenta), Getih (darah) dan puser (tali plasenta) Mereka yang disebut sedulur papat.

1-KAKANG KAWAH: saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih.
2-ADI ARI-ARI: adik ari-ari, dia keluar dari gua garba ibu setelah kamu, tempatnya di barat warnanya kuning
3-GETIH: darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah
4-PUSER: pusar yang dipotong sesudah kelahiran mu, tempatnya di utara warnanya hitam.

Saudara pertama kita yaitu KETUBAN, ketika Ibu melahirkan yang pertama keluar adalah ketuban karena itu dianggap sebagai Saudara Tua. Setelah itu saudara kandung yang lebih muda yaitu ARI-ARI atau Plasenta pembungkus janin dalam rahim. ARI-ARI memayungi tindakan sang janin dalam perut Ibu yang mengantarkan sampai ke tujuan yaitu ikut keluar bersama sang bayi dianggap saudara kedua. Berikutnya DARAH inipun saudara sang janin, tanpa adanya darah janin bukan saja tak bisa tumbuh tapi juga akan mengalami keguguran. Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia sebagai sarana yang menghantarkan zat makanan dari sang ibu kepada janin.

Orang jawa percaya akan eksistensi sedulur papat yang selalu mendampingi seseorang dimana saja dan kapan saja selama orang itu masih hidup. Mereka memang ditugaskan untuk selalu setia menjaga kita. Mereka tidak mempunyai badan jasmani tetapi sebaiknya kita harus mempunyai hubungan baik dengan mereka, Keempat saudara ini yang mengiringi kelahiran kita kealam dunia, mereka ada karena kamu ada. Kita berlima di lahirkan bersama melalui ibu.

Pengertian dari empat sedulur asli ajaran kejawen ini kemudian berkembang dengan masuknya pengaruh agama Hindu dijawa. Sedulur papat (empat saudara) kemudian dimaknai selain sebagai empat arah juga kemudian dimaknai sebagai unsur alam yang menjadi pembentuk jasad manusia. Empat anasir ini adalah tanah, air, api dan angin. Sedang yang kelima pancer adalah diri manusia itu sendiri.

Umumnya orang-orang menganggap bahwa sedulur papat KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR adalah wahana atau alat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dalam perut dan menganggap begitu bayi dilahirkan, keempatnya KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR itu akan dianggap tidak berfungsi lagi dan tak ada sangkut pautnya dalam kehidupan ini pandangan yang demikian ini merupakan pandangan awam. Padahal sedulur papat, KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR itu hanyalah jasadnya saja, namun dari segi spiritual Keempat Saudara kita itu tetap selalu bersama menjaga kita dalam kehidupan yang sekarang (dunia), mereka sedulur papat kembali ke asal Alam, menjadi empat unsur, tanah, air, udara dan api yang masih menyertai kehidupan kita saat ini.

Pengertian sedulur papat kemudian berkembang lagi dengan adanya pengaruh agama islam. Oleh Kanjeng Sunan Kalijaga kemudian ditambahkan pengertian baru yang bernafaskan Islam. Yaitu empat saudara itu adalah empat jenis nafsu manusia sedangkan yang kelima pancer adalah hati nurani atau ‘alam rahsa / sirr’. Unsur empat nafsu adalah nafsu aluwamah, sufiyah, ammarah dan muthmainah.

1-Nafsu aluwamah berkaitan dengan insting dasar manusia. Yaitu keinginan untuk makan, minum, berpakaian, dll. Dikatakan bahwa nafsu aluwama ini terjadi karena pengaruh unsur air yang menjadi unsur pembentuk jasad manusia.
2-Nafsu sufiyah berkaitan dengan keinginan duniawi untuk dipuji, untuk kaya, mendapat derajat dan pangkat, tamak dll. Nafsu ini berpadanan dengan sifat udara yang menjadi unsur pembentuk jasad. Sifat dari udara adalah selalu ingin memenuhi ruang selagi ruang itu ada (ruang kosong).
3-Nafsu ammarah berkaitan dengan keinginan untuk mempertahankan harga diri, rasa marah, emosi dll. Dikatakan nafsu ini mendapat pengaruh dari sifat panas / api yang menjadi pembentuk jasad manusia.
4-Nafsu muthmainah adalah nafsu yang mengajak kearah kebaikan. Dikatakan bahwa nafsu ini mendapat pengaruh sifat tanah yang juga menjadi pembentuk jasad manusia.
5-Unsur Nafsu yang kelima "pancer' ada bermacam-macam penafsiran, ada yang mengartikan ‘guru sejati’, ada yang menyebut ‘roso jati sejatining roso’ (rasa sejatinya rasa) Intinya saudara pancer yang kelima itu adalah unsur ’bathin’ yang menjadi sumber nilai bagi manusia. Dalam hal ini saya menyebutnya sebagai “Nur Muhammad” yaitu Nurani Bashirah kita sebagai cahaya mata bathin yang bersumber dari kesejatian ’Nur ilahi’.

Hubungan antara pancer dan sedulur papat dalam kehidupan ini, digambarkan sebagai seseorang yang mengendalikan sebuah kereta yang ditarik oleh empat ekor kuda, yang berwarna merah, hitam, kuning dan putih. kereta melambangkan kebebasan untuk memutuskan dan berbuat sesuatu. Kuda merah melambangkan energi semangat, kuda hitam melambangkan kebutuhan biologis, kuda kuning melambangkan kebutuhan rohani dan kuda putih melambangkan keheningan kesucian, tentunya tidak mudah mengendalikan empat kuda yang saling berbeda sifat dan kebutuhannya. Jika sang pengendali mampu mengendalikan dan bisa bekerjasama dengan ke empat ekor kudanya dengan baik dan seimbang, maka kereta itu akan berjalan lancar sampai ke tujuan akhir. Baca Juga : Al-alam-huwa-allah-huwa-al-alam-wujud

Pengertian sedulur papat ini sebagai bagian penyelarasan untuk menyelaraskan diri kita antara jagad kecil (manusia-mikrokosmos) dengan jagad besar (Alam Semesta-makrokosmos). Saudara yang empat yang ada di jagad besar adalah empat penjuru arah mata angin yang ada yaitu timur, barat, selatan dan utara, juga sebagai empat anasir, tanah, air, api, udara, dan ditambah kita di tengah yaitu sebagai pancer pusat dimana diri manusia berada sebagai pengendali diri atas nafsu-nafsu kita, yaitu Keempat nafsu yang ada harus ‘dirawat’, diatur, diseimbangkan dan harus berjalan dibawah kendali Akal Nurani dalam bimbingan Nur Ilahi. Wallahu a'lam


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

LIMA CARA SUKSES JUALAN ONLINE TANPA MODAL UNTUK PEMULA

5 Cara Sukses Jualan Online Tanpa Modal Untuk Pemula Jualan online kini tengah menjadi salah satu alternatif usaha yang bisa dilakukan dengan modal kecil dan omzet yang tidak main-main. Oleh karena itu sekarang ini banyak sekali orang yang terjun ke dunia bisnis online dan menekuninya dengan serius. Bukan hanya menjadi salah satu alternatif usaha, tetapi karena perubahan zaman yang cepat, orang-orang yang melakukan bisnis offline mau tidak mau harus terjun ke bisnis online agar tidak tersingkirkan oleh perubahan zaman. Berikut  adalah beberapa tips untuk meledakkan toko online Anda. 1. Tentukan Niche dan Produk Anda Hal pertama yang harus diperhatikan jika ingin memulai bisnis sebagai penjual online adalah menentukan apa produk dan niche market yang akan Anda tawarkan. Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum terjun ke dunia jual beli online. Anda dapat melakukan riset dengan bertanya langsung ke orang-orang di sekitar Anda, membuat kuesioner dan membu...

BIOGRAFI TITO KARNAVIAN : KABINET INDONESIA MAJU JABATAN MENTERI DALAM NEGERI

Profil dan Biografi Tito Karnavian. Saat ini dikenal sebagai Menteri Dalam Negeri di era pemerintahan Joko Widodo dalam kabinet kerja jilid II. Sebelumnya ia lama menjabat sebagai Kapolri. Di kepolisian, ia dikenal memiliki segudang prestasi dalam bidang penanggulangan terorisme di Indonesia. Berikut Biografi, profil dan biodata Tito Karnavian. Daftar Isi Biodata Tito Karnavian Biografi Tito Karnavian - Profil dan Biodata Lengkap Kapolri  Nama Lengkap : Muhammad Tito Karnavian Lahir : Palembang, Sumatera Utara, 26 oktober 1964 Orang Tua : H Achmad Saleh (ayah), Hj Kardiah (ibu) Saudara : Iwan Dakota, Donny Akbar, Dian Marelia, Fifa Argentina, Diah Natalisa Istri : Tri Suswati Anak : Via, Opan, Angga Agama : Islam Pangkat : Jenderal Polisi Bintang Empat Biografi Tito Karnavian Beliau dilahirkan dengan nama lengkap Muhammad Tito Karnavian pada tanggal 26 oktober 1964 di Palembang, Sumatera Utara. Ayahnya bernama H Achmad Saleh dan ibunya bernama Hj...

PEDOMAN UNTUK MENJALANKAN ALAT INSPEKSI URL GUNA MELIHAT STATUS INDEKS URL SAAT INI

Memahami hasil: Pengujian langsung Catatan penting: Ini adalah pengujian langsung. Alat ini mengambil dan memeriksa URL secara real time. Informasi yang ditampilkan dalam pengujian langsung dapat berbeda dari URL yang diindeks karena alasan yang dijelaskan di bawah ini. Pengujian langsung tidak memeriksa keberadaan URL di peta situs atau halaman perujuk apa pun. Status Dapat diindeks pada URL aktif dapat berbeda dengan status Cakupan indeks pada URL yang sudah diindeks karena alasan berikut: Anda telah mengubah atau memperbaiki sesuatu pada URL aktif, seperti menghapus (atau menambahkan) tag noindex atau blok robots.txt, dan perubahan itu belum diindeks. Periksa perbedaan pada Pengujian Diindeks dan Langsung, atau periksa histori versi halaman di situs Anda untuk menemukan perbedaan antara versi yang sudah diindeks dan versi langsung. Pengujian langsung tidak mendukung semua status indeks dalam versi yang sudah diindeks. Beberapa status dalam versi yang diindeks tidak diuji atau tidak ...

KAUM ANTI SESAJEN

Dulu, di Sumatera Barat, kaum Muslim terbelah dua antara mereka yang ingin mempertahankan tradisi lokal dan mereka yang ingin menghancurkannya. Kelompok pertama disebut "Kaum Tua", sedangkan kelompok kedua disebut "Kaum Muda." Fenomena itu tak hanya terjadi di Minangkabau. Di pulau Jawa, kaum tua dan kaum muda juga ada, dan mereka bersitegang. Di Yogyakarta, kaum muda mendirikan perkumpulan dan mereka memberi nama "Muhammadiyah" artinya pengikut Nabi Muhammad. Salah satu kegiatan rutin kaum muda adalah merazia sesajen yang biasanya dilakukan oleh kaum tua. Jika ada sesajen, mereka langsung menendangnya, sambil teriak "allahu akbar" atau "astaghfirullah." Mereka beranggapan bahwa sesajen itu musyrik. Ketika kecil, saya masih melihat sesajen di bawah pohon besar di kampung kami, di pinggiran Jakarta. Dulu, kami tidak menendangnya, tapi mengambil beberapa makanan di sesajian itu. Biasanya pisang lampung dan kueh lapis, untuk kami makan sec...

BENTUK BENTUK KOMUNIKASI

Komunikasi  sebagai proses memiliki bentuk : Bentuk Komunikasi dan Komunikasi langsung. Komunikasi langsung tanpa menggunakan alat. Komunikasi berbentuk kata-kata,  gerakan-gerakan yang berarti khusus dan penggunaan isyarat, misalnya kita  berbicara langsung kepada seseorang dihadapan kita. Komunikasi tidak langsung Biasanya menggunakan alat dan mekanisme untuk melipat gandakan jumlah  penerima  penerima pesan (sasaran) ataupun untuk menghadapi hambatan  geografis, waktu misalnya menggunakan radio, buku, dan lain lain. Contoh : “ Buanglah sampah pada tempatnya Bentuk komunikasi berdasarkan  besarnya sasaran : Komunikasi massa : yaitu komunikasi  dengan sasarannya kelompok orang dalam jumlah yang besar, umumnya tidak dikenal. Komunikasi masa yang baik  harus : Pesan disusun  dengan jelas, tidak rumit  dan tidak bertele-tele ; Bahasa yang mudah dimengerti/dipahami ; Bentuk gambar yang baik ; Membentuk ke...