SOLUSI DARI SETIAP PERMASALAHAN SOLUSI DARI SETIAP PERMASALAHAN - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

SOLUSI DARI SETIAP PERMASALAHAN

Tidak ada satu pun dari manusia di dunia ini yang tidak memiliki masalah. Namanya juga hidup, selalu ada gejolak dan permasalahan yang akan muncul, selalu ada rintangan yang menghadang, selalu ada cobaan yang menguji. Sebagai manusia, tugas kita adalah menghadapi setiap permasalahan itu, dan menjalani hidup sebaik mungkinsebagai khalifah Allah di muka bumi.

Sebenarnya, jika kita mau mempelajari Alquran dengan baik, Allah memberikan petunjuk atas setiap permasalahan kita dalam Alquran. Solusi setiap permasalahan yang berhubungan dengan rezeki, hubungan antar sesama, bahkan permasalahan yang sifatnya vertical yaitu hubungan kita dengan Allah. Jika kita dilanda permasalahan, bacalah Alquran dan carilah solusi dari permasalahan kita di dalamnya. Yakinlah, bahwa semua permasalahan kita akan segera berlalu, dan permasalahan yang sedang kita alami merupakan ujian dari Allah untuk mengangkat derajat kita ke tempat yang lebih tinggi, sebab Allah tidak akan pernah memberi ujian melebihi kemampuan hamba-Nya. 

Dalam Alquran, terdapat solusi dari setiap permasalahan yang kita alami. Sebagai contoh, berikut ini akan diuraikan beberapa permasalahan yang solusinya dapat kita temukan di dalam Alquran :

Pertama, jika kita merasa bahwa hidup kita penuh tekanan dan hidup kita terasa sempit, maka solusinya adalah kita harus memperhatikan interaksi kita dengan lingkungan kita, dan renungkanlah seberapa dekat interaksi kita dengan Alquran (apakah kita hanya sekedar membacanya atau mencoba merenungkan maknanya). Alquran merupakan “surat cinta” Allah kepada kekasih-Nya, yaitu Nabi Muhammad SAW. untuk disampaikan kepada umatnya. Maka jika kita bingung dengan tekanan hidup yang terus melanda kita dan kita merasa kehidupan kita begitu sempit, maka perhatikanlah interaksi kita dengan Alquran dan berzikirlah kepada Allah Swt. Allah berfirman dalam QS. Thohaa ayat 124: “… dan barangsiapa berpaling dari zikir-Ku, maka sungguh dia akan menjalani hidup yang sempit…” Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa hidup yang sempit disebabkan karena kita berpaling dari zikir kepada Allah.

Kedua, jika kita merasa sering celaka dan jauh dari pertolongan Allah, maka solusinya adalah berbaktilah kepada orang tua kita, terutama pada ibu kita. Allah berfirman dalam QS. Maryam ayat 32: “Dan berbaktilah kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka.”

Ketiga, jika kita merasa terganggu oleh nafsu syahwat kita dan merasa terbelenggu oleh nafsu syahwat yang terus memperbudak kita, maka solusinya adalah perhatikan salat kita, apakah kita telah menjalankan perintah shalat ataukah kita sering mengabaikannya? Jika kita selalu melaksanakan shalat dan nafsu syahwat kita masih terus membelenggu, maka perbaikilah shalat kita. Allah berfirman: “Kemudian, datang setelah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti syahwat ….” (QS. Maryam: 59).

Pemaparan di atas hanya sekelumit contoh permasalahan yang solusinya bisa kita temukan dalam Alquran. Jika kita sering membaca Alquran dan merenungkan maknanya, maka akan semakin banyak solusi yang kita temukan dari permasalahan-permasalahan hidup yang sering kita temui.

Allah menurunkan Alquran Sebagai “penyembuh” (syifa) dan petunjuk bagi hamba-hamba-Nya. Jika kita sedang merasa mendapatkan masalah yang sulit dipecahkan solusinya, maka bacalah Alquran, sebab membaca Alquran dapat menenangkan jiwa kita, dan dalam Alquran terdapat petunjuk dan solusi dari setiap permasalahan kita, jika kita merenungkan dan memahami maknanya. Maka jika kita merasa mendapatkan permasalahan yang sangat berat dan kita sulit mencari solusinya, bacalah Alquran dan dalami maknanya, temukanlah petunjuk Allah di dalamnya. CARA MENINGKATKAN PENGGUNAAN WAKTU


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

USIR KERAGUAN TERHADAP DIRI SENDIRI

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.  Keberhasilan seseorang ditentukan oleh seberapa kuat kemauannya untuk maju. Halangan dan rintangan akan selalu datang, karena hidup memang tidak pernah akan mulus selamanya. Banyak orang yang mundur dari usahanya mencapai kesuksesan karena terlalu banyak keraguan yang berputar-putar di otaknya. Dilansir dari Women's Health, berikut ini langkah...

Bagaimana Sikap Ulama Terhadap Kalimat Sufistik yang Melewati Batas?

Penjelasan ulama terhadap kalimat sufistik yang tampak melewati batas  Dalam khazanah tasawuf kita sering mendengar ucapan para sufi yang tampak melewati batas dan kadang bertentangan dengan kaidah umum keislaman seperti yang terkenal Abu Yazid Al-Busthami, Al-Hallaj, Ibnu Arabi, atau Al-Jili. Bagaimana pandangan ulama perihal ini? Terima kasih. Wassalamu alaikum wr. wb. (Hamba Allah /Martapura) Jawaban Penanya yang budiman, semoga dirahmati Allah SWT.  Kalam-kalam yang tampak melewati batas itu bukan hanya dilontarkan oleh sufi, tetapi juga pernah oleh sahabat rasul seperti Sayyidina Umar, Sayyidah Aisyah, dan sahabat lainnya yang sebagian dikutip di sini. Sayyidina Umar pernah mengatakan, “Banjir Nuh dalam ratapanku seperti aliran air mata//Kobaran api Ibrahim seperti kepedihan hatiku yang terbakar oleh cinta. Kalau bukan embusan panjang napasku, niscaya aku tenggelam oleh air mata//tetapi sekiranya tanpa air mata, niscaya aku terbakar oleh napasku yang panas. Dukaku apa yan...

CIRI-CIRI WALI YANG MURSYID

Ciri-ciri dari seorang Mursyid yang Wali : Syarat lainya yang mutlak harus dimiliki seorang wali yang mursyid adalah mereka berpegang teguh pada Qu’ran dan Hadist tidak pernah meninggalkan syariah dan sunnah. Karena tak ada tariqah tanpa syariah, karena seumpama syariah adalah penerang untuk menjalani jalan tariqah agar tak tersesat dan menuju hakikat. Imam Malik, Imam Mazhab Maliki mengatakan Syariat tanpa tasawuf adalah zindik, dan tasawuf tanpa syariat adalah sesat. Dan salah satu ciri para wali  biasanya mereka tersembunyi, meskipun begitu mereka sangat terkenal diantara para kekasih Allah. Selama bermursyid dengan seorang yang wali anda akan menganggap kematian adalah sebuah anugerah dan hadiah dari Allah, tapi jika anda semakin takut mati maka carilah mursyid yang lain. Seorang yang wali dapat mengetahui dan menyembuhkan penyakit fisik dan jiwa muridnya. Bila mendengarkan ceramah dari Mursyid tasawuf yang Wali Allah, maka ia akan mendapatkan ilmu sekalig...

USAHA BUDI DAYA PEMBESARAN BELUT DIKOLAM TERPAL

Usaha Budidaya Pembesaran Belut Di Kolam Terpal Usaha budidaya pembesaran belut merupakan salah satu usaha alternatif untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi atas daging belut yang bergizi tinggi.  Usaha budidaya belut juga sangat mudah untuk dilakukan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi lahannya. Usaha budidaya belut menjanjikan keuntungan besar bagi pelaku usahanya, belut juga memiliki potensi yang besar untuk diekspor ke beberapa negara karena permintaan akan daging belut masih sangat tinggi sementara untuk persediaannya belum cukup memenuhi. Usaha pembesaran belut memang belum banyak dilakukan oleh masyarakat, hal itu tidak terlepas dari terbatasnya informasi mengenai bagaimana cara dan teknik budidaya belut. Padahal, dapat dikatakan bahwa budidaya pembesaran belut relatif cukup mudah. Sekarang ini permintaan belut masih didominasi dari hasil tangkapan alam dan juga hasil budidaya yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, pelu...

SALAH PILIH

Tak ada model negara Islam yang berhasil. Ketika sukses meruntuhkan rezim Pahlevi pada 1979, rakyat Iran memilih Islam sebagai dasar negara. Mereka mengganti bentuk negara yang semula kerajaan menjadi republik. Republik Islam Iran namanya. Tapi, setelah 40 tahun menjalaninya, terbukti bahwa pilihan ideologi Islam itu salah. Bukannya menjadi negara maju dan makmur, Iran malah menjadi negara yang dibenci dan dimusuhi banyak orang. Kini, negara itu bukan hanya dimusuhi negara lain, tapi juga dibenci rakyatnya sendiri. Gelombang protes terus membesar. Sudah lebih dari 50 orang tewas. Mereka bukan sekadar protes terhadap aturan jilbab, tapi juga meneriakkan kecaman pada rezim: "Mampuslah diktator!" Rakyat Iran sudah muak dengan perilaku rezim Islam yang tak memberikan kebahagiaan. Tapi, justru menghadirkan malapetaka bagi mereka. Baca Juga :  Satu-juta-tahun Iran adalah contoh negara Islam yang gagal. Seperti juga negara-negara Islam lain, Iran tak mampu menghadirkan apa yang mere...