IMAM AL GHAZALI FILSUFBESAR DAN SUFI BRILIAN BERILMU TINGGI IMAM AL GHAZALI FILSUFBESAR DAN SUFI BRILIAN BERILMU TINGGI - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

IMAM AL GHAZALI FILSUFBESAR DAN SUFI BRILIAN BERILMU TINGGI

Imam Ghazali, Filsuf Besar dan Sufi Brilian Berilmu Tinggi (Bagian Pertama)
Ia pembaharu tasawuf dan filsafat dalam Islam. Gagasan dan karya-karya Hujatul Islam ini, menjadi rujukan sampai sekarang.

Dalam rak-rak di sebuah toko buku, tampak berjejer buku-buku tentang sufi. Tetapi ada hal yang mencolok. Buku-buku karya Al-Ghazali begitu dominan. Hampir dua puluh buku karya ulama besar ini banyak diminati calon pembeli. Karya Imam Al-Ghazali memang menarik. Tulisannya tidak hanya memikat, tetapi juga selalu aktual sepanjang zaman. Tidak salah jika gagasan dan pikirannya tentang Tasawuf banyak diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Imam Ghazali adalah ulama yang mampu mendiskripsikan tasawuf, syari’at dan Akhlak dengan jelas dan argumentatif.

Nama lengkapnya adalah Abu Hamid ibnu Muhammad ibnu Ahmad, lahir di Khurasan, Iran, pada tahun 450 H atau 1058 M. Karya masterpiece-nya Ihya Ulumuddin yang empat jilid itu menjadi bacaan wajib bagi orang-orang yang ingin belajar tasawuf. Ia hidup dalam keluarga yang sangat taat beragama. Ayahnya yang berasal dari desa Ghazalah adalah seorang pemintal Wool. Nama desa inilah yang kelak menjadi nama sebutan bagi anaknya, Abu Hamid, yaitu Ghazali.

Imam Al-GhazaliSejak kecil sudah tampak tekadnya yang kuat untuk  mendalami ilmu-ilmu agama. Mula-mula ia belajar kepada Ahmad ibnu Muhammad al-Razhani al-Thusi. Setelah merasa cukup, ia melanjutkan studi ke Kota Jurjan, belajar di sekolah yang dipimpin oleh intelektual terkenal saat itu, Abu Nash al-Ismail. Selain itu ia juga belajar kepada sufi besar Syekh Yusuf al-Nasaj (wafat 487 H).

Rasa haus akan ilmu membawanya melanglang buana ke berbagai kota. Ia sempat belajar kepada Abu Maal al-juwaini di Naisyaburi yang tersohor karena mendapat julukan Imam al-Haramain. Di Naisyaburi, ia juga belajar Tasawuf kepada Syekh Abu Ali al-Fadhl ibnu Muhammad ibnu Ali Farmadi. Di Naisyaburi inilah kepiawaiannya mulai dikenal orang. Ia tidak hanya berguru, tetapi juga sudah menulis dan memberi beberapa kajian fikih.

Setelah Imam Juwaini wafat, Al-Ghazali melanjutkan studinya ke Kota Muaskar. Di sinilah segala pergumulan intelektual ia lalui dengan prestasi cemerlang.. karena prestasinya ia diangkat sebagai guru besar sebuah perguruan tingg bergengsi Al-Nidzomiyah di Bagdd pada tahun 484 H. di sini ia mengajar sambil memperdalam kajian filsafat Yunani dan Islam.

Di tengah hidupnya yang mapan, jiwanya guncang, ketika muncul pertanyaan-pertanyaan filosofis di benaknya: Apakah pengetahuan yang hakiki itu?, pengetahuan dapat diperoleh melalui indra atau akal? Hampir dua bulan pertanyaan-pertanyaan filosofis itu sempat membuatnya linglung. Belakangan problem filosofis ini ia bahas dalam kitab: Al-Munqiz min al-dzalal. Dalam kitab itu ia memperoleh jawaban: jalan sufilah satu-satunya jalan untuk mendapatkan kebenaran hakiki.

Mempersiapkan Batin

Ia menulis, “Setelah itu perhatianku kupusatkan pada jalan sufi. Ternyata jalan sufi tidak dapat ditempuh kecuali dengan jalan ilmu dan amal, dengan menempuh tanjakan-tanjakan batin dan penyucian diri. Hal itu perlu untuk mempersiapkan batin, kemudian mengisinya dengan dzikir kepada Allah. Bagiku, ilmu lebih mudah daripada amal. Maka segeralah aku mulai mempelajari ilmu dari beberapa kitab, antara lain, Qut’al Qulub, karya Abu Thalib al-Makki, juga beberapa kitab karya Haris Al-Muhasibi, serta ucapan-ucapan Junaid al-Bagdadi, Al-Syibli, Abu Yazid al-Bustami dan lain-lain.

Ghazali melanjutkan tulisannya ”Penjelasan lebih jauh terdengar sendiri dari lisan mereka. Jelas pula bagiku, hal-hal yang khusus bagi mereka hanya dapat dicapai dengan Dzauq (perasaan), pengalaman dan perkembangan batin sangat jauh memaknai sehat atau kenyang dengan mengalaminya sendiri. Mengalami “mabuk” lebih jelas daripada hanya mendengar keterangan tentang arti “mabuk”. Padahal yang mengalaminya mungkin belum pernah mendengar keterangan tentang itu. Dokter yang sedang sakit lebih banyak mengetahui tentang cara agar dia tetap sehat, tetapi dia sedang tidak sehat. Mengetahui arti dan syarat zuhud tidak sama dengan bersifat “Zuhud”.

Ketika Ghazali tengah asyik berpikir secara filosofis, pada saat yang sama ia hidup berkecukupan. Tetapi justru situasi ini membuatnya guncang. Hampir enam bulan ia terombang-ambing antara memperhatikan persoalan duniawi dan ukhrawi. Ketika itulah, mendadak pada tahun 488 H atau 1095 M ia memutuskan pergi dari Bagdad menuju Damaskus – untuk mencari ketenangan dan kesejatian hidup. Ia tinggal di Masjid Umawi bersama sufi. Pernah selama beberapa bulan ia melakukan itikaf di Menara masjid, Riyadhah dan Mujahadah juga dikerjakannya hampir setiap hari.

Tak lama kemudian ia beranjak dari Damaskus menuju Palestina. Di Baitul Maqdis, Palestina, setiap hari ia bermunajat kepada Allah SWT. Di Qubah Asy-Syakhrah – gua di bawah batu cadas di tengah masjid tempat para nabi bermunajat. Semua pintu ia kunci, sehingga tidak ada yang mengganggunya. Setelah itu ia mengunjungi kota al-Khalil dan berziarah ke makam nabi Ibrahim. Setelah merasa cukup melakukan perjalanan rohaniyah, ia menuju Hijaz, (kini Arab Saudi), untuk menunaikan ibadah haji di Mekah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah. Baca Juga : Abu-nawas-dan-pesta-yahudi

Setelah menunaikan rukun Islam yang kelima, ia pergi ke Iskandariyah, Mesir dan tinggal beberapa lama di kota pelabuhan itu. Tetapi berkali-kali perguruan tinggi Nidzamiyah memanggilnya. Akhirnya ia kembali ke Baghdad untuk mengajar. Namun baru beberapa bulan tinggal di sana, ia tidak betah. Maka pergilah ia ke Thus mendirikan sebuah Madrasah bernama Khanaqah untuk memperdalam tasawuf. Di sana pula ia wafat pada usia 55 tahun pada tahun 1111 M atau 505 H. Baca Juga : Imam-ghazali-40-jilid-kitabnya-musnah

Bersambung … Bagian Kedua


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

TUJUH CARA MELATIH DIRI MENJADI PEMIMPIN YANG LEBIH BAIK.

Memimpin sebuah perusahaan baik besar maupun kecil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak yang harus dipelajari dan dilakukan untuk menjadi pemimpin baik yang mampu membawa perusahaan menjadi sukses. Mencapai dan melebihi target dalam sebuah bisnis memang dinilai menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pemimpin. Karena ketika itu terjadi, pemimpin tersebut dinilai mampu memimpin dengan benar dan tepat, sehingga mampu membawa bisnis mencapai sukses. Terlihat rumit dan berat saat difikir untuk dijalani. Tapi menjadi seorang pemimpin yang baik dan besar bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Kita bisa melatih diri kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya. Ini dia caranya: 1. Jangan takut akan kegagalan besar Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak ada yang berjalan tanpa satu hambatan sekecil apapun itu. Akan ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi dan dilewati dengan kekuatan sebagai seorang pemimpin. Bukan tanpa alasan, karena ketika seorang...

LIMA HAL YANG MELEJITKAN ORANG BIASA MENJADI SUKSES

Setiap orang tentu ingin menjadi orang sukses.  Tapi kenapa keberhasilan tampak begitu mudah menghampiri orang lain dan tidak pada diri anda? Kenapa orang lain tampak begitu gampang mendapat apapun yang diinginkannya, sedang anda sekalipun merasa sudah berusaha SANGAT keras, bahkan mungkin jungkir balik ke sana kemari namun yang didapat hanya secuil. Apa benar itu karena takdir? Apa mungkin mereka lebih beruntung dari anda? Tentang orang-orang sukses, dari pengamatan saya, mereka memiliki beberapa kesamaan : 1. MENCINTAI YANG DI LAKUKAN. Orang-orang sukses biasanya berhasil di bidang yang dicintainya. Karena senang dengan yang dilakukannya, mereka akan menjalaninya dengan riang gembira.Tanpa ada paksaan. Lakukan apa yang anda cintai. Makin anda lakukan, makin bersemangat dan nikmat menjalaninya. 2. BERORIENTASI PADA TUJUAN. Orang-orang sukses selalu berorientasi padatujuan.  Tahu mengapa harus melakukan sesuatu. Dan memfokuskan usahanya untuk m...

CARA MERAIH PENGHASILAN IKLAN ADSENSE DISITUS

Ingin tahu cara meraih penghasilan dengan iklan di situs Anda? Coba Google AdSense Gambar sumber daya Memulai Ada banyak cara untuk meraih penghasilan dengan beriklan. Jika Anda ingin meraih penghasilan dengan Google, sebaiknya coba gunakan AdSense di situs Anda. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk memulai. Tahukah Anda bahwa ada beberapa cara untuk meraih penghasilan dengan Google AdSense? Mungkinkah ada peluang yang Anda lewatkan untuk meraih penghasilan dengan Google? Jika Anda ingin memaksimalkan laba Google AdSense, pastikan untuk mencoba cara berikut untuk meraih penghasilan dengan AdSense. 1. Buat jenis situs yang tepat untuk Google AdSense. Jenis situs tertentu berperforma lebih baik dibandingkan situs lain dalam menghasilkan pendapatan Google AdSense. Dua hal yang Anda butuhkan untuk meraih penghasilan dengan AdSense adalah konten yang menarik dan jumlah traffic yang banyak. Terkait konten, ada dua jenis konten. Ada konten yang menarik orang baru ke situs Anda setiap...

TIGA ILMU DASAR MENCAPAI KESUKSESAN

Ada 3 Ilmu Dasar Mencapai Kesuksesan Setiap orang mempunyai keinginan untuk mencapai sukses dalam hidupnya. Dalam mencapai kesuksesan, setiap orang harus mengetahui ilmu dasar mencapai sukses. Tiga ilmu dasar ; 1. Pain dan Pleasure Sifat dasar manusia adalah mendekati kesenangan dan menghindari kesulitan. Dalam mencapai sukses, seseorang harus bisa menjadi master pain dan pleasure dengan cara me-manage pain dan pleasure-nya sehingga bisa melewati kesulitan jangka pendek dan mencapai kebahagian jangka panjang. Bukan menjadi budak dari plain dan pleasure yang hanya mencari kesenangan sesaat. 2. Fear into Power Setiap orang memiliki ketakutan. Orang yang sukses adalah orang yang mampu merubah ketakutannya menjadi kekuatan. Ada 3 cara untuk mengubah ketakutan menjadi kekuatan.  Pertama adalah memantapkan gerakan kita karena gerakan akan mempengaruhi emosi kita. Coba bayangkan bila Anda berjalan tertunduk lesu pasti emosi diri Anda akan buruk tanpa semangat. Tetap...

TERNAK AYAM KAMPUNG PELUANG USAHA MENGUNTUNGKAN

Ternak Ayam Kampung Peluang Usaha Menguntungkan  Peluang di bisnis peternakan memang masih sangat terbuka lebar. Kebutuhan akan hewani dan produk turunannya masih sangat tinggi, diperkirakan akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu jenis hewan yang sampai sekarang ini masih banyak dibutuhkan adalah ayam kampung.  Banyak masyarakat yang gemar mengkonsumsi daging ayam kampung.  Oleh karena itu, banyak peternak ayam kampung yang tertarik untuk mengembangkannya. Pemeliharaan ayam kampung tujuannya sebagai ayam pedaging. Pemeliharaannya pun tergolong lebih mudah jika dibandingkan dengan ayam broiler dan biasanya ayam kampung relatif lebih tahan terhadap penyakit. Konsumen  Konsumen untuk daging ayam kampung adalah hampir semua masyarakat, terutama orang-orang yang menyukai ayam kampung. Selain itu, untuk mencari para konsumen pun tidak begitu sulit karena sekarang ini banyak sekali rumah makan dan restoran yang menggunakan ayam kampung sebagai...