MEMILIKI KOMITMEN KERJA YANG KUAT MEMILIKI KOMITMEN KERJA YANG KUAT - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

MEMILIKI KOMITMEN KERJA YANG KUAT

Memiliki Komitmen Kerja Yang Kuat
Seorang pekerja harus memiliki kemampuan memahami bisnis dengan baik sehingga ia mampu membuat komitmen yang lebih tinggi daripada orang lain. Komitmen adalah suatu janji pada diri sendiri ataupun orang lain yang tercermin dalam sebuah tindakan. Seseorang yang berkomitmen pasti dapat menepati dan mempertahankan janji itu sampai akhir.

Komitmen tinggi merupakan totalitas seorang pekerja dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan kapadanya. Seorang pekerja yang bekerja dengan penuh komitmen akan mengerahkan seluruh pikiran dan tenaganya dalam mnyelesaikan setiap tugas hingga tuntas. Tingi rendahnya komitmen yang dimiliki seseorang pekerja akan mempengaruhi hasil dari pekerjaannya. Jadi, hasil maksimal atau mengecewakan dalam suatu pekerjaan bergantung apakah seseorang focus atau tidak dalam bekerja. Focus dan totalitas merupakan inti dari komitmen seoarang pekerja professional.

Dalam merealisasikan komitmen tinggi seorang pekerja harus rela bekorban demi mempertahankan ketaatan dan kepatuhan yang didasarkan atas janji-janji terhadap diri sendiri dan tertanam di dalam pikiran banyak orang yang gagal dalam berkomitmen. Factor pemicu kegagalan tersebut, mulai dari goyahnya keyakinan, gaya hidup yang tidak benar, pengaruh lingkungan, hingga ketidakmampuan mengatasi berbagai masalah kehidupan. Gagal dalam berkomitmen juga menunjukkan lemahnya integritas diri.

Seorang pekerja yang memiliki komitmen tinggi pun belum sepenuhnya mampu menghasilkan kinerja maksimal. Sebab, masing-masing pekerja tentu masih memiliki naluri kemanusiaan, yakni mudah tergiur dengan hal-hal di luar dirinya. Ketiaka seorang pekerja masih cendrung reaksioner terhadap gejala yang timbul di sekelilingnya, biasa jadi dalam menjalankan pekerjaan ia akan mengalami pecah focus.  Maka, sangat penting pula seorang pekerja memiliki kemampuan pengendalian diri secara total.

Guna menjadikan diri lebih terkendali dalam dunia kerja, seoarang pekerja dapat berupaya menjadi pribadi yang sabar, ulet, disiplin, serta menumbuhkan semangat kerja sama dengan tim. Kesabaran seorang pekerja akan menuntun dirinya lebih cermat dan teliti dalam  menyelesaikan kewajiban berupa pekerjaan. Selain itu, dengan menjadi diri yang sabar atau tabah, seorang pekerja tidak akan mudah mengeluh setiap menghadapi persoalan. 

Keuletan, artinya sikap tangguh, kuat, serta tidak mudah putus asa. Keuletan merupakan jalan terang untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Seorang pekerja tangguh yang memiliki keuletan berjuang senantiasa tidak mengenal lelah dan pantang menyerah. Namun, keulatan di sini bukan berarti memaksakan agar memiliki kemampuan, melainkan mengolah, mengasah, serta memanfaatkan kemampuan diri dan potensi lingkungan yang ada untuk merealisasikan visi.

Selanjutnya, disiplin berarti ketaatan terhadap aturan. Dengan sikap disiplin akan terlahir mental yang kuat dan tidak mudah menyerah. Seorang pekerja tangguh tidak akan menyia-nyiakan aturan yang ada, baik itu tertulis ataupun tidak tertulis, tetapi telah mengakar kuat dilingkungan kerja tersebut. Sikap taat terhadap aturan berarti menghormati diri sendiri. Jika seorang pekerja sudah melakukan hal itu maka secara tidak langsung orang lain akan memberikan penghormatan kepadanya.

Selanjutnya, kerja sama akan melahirkan kekuatan pribadi yang akan menolong seseorang untuk mawas diri dan berusaha berbuat lebih baik. Fungsi lain dari kerja sama ialah memperbanyak teman, bersikap murah hati, serta melatih banyak tersenyum. Dengan hal sepele berupa senyum, kerja sama akan tercipta. Dalam hal ini, kerja sama yang baik akan menciptakan lingkungan kerja nyaman, baik bagi diri sendiri maupun rekan kerja.

Bayangkan jika anda berada di bawah satu atap, tetapi ada permusuhan yang membuat suasana tempat kerja seperti neraka. Hal seperti ini pasti diharapkan tidak pernah terjadi. Sering kali kegagalan anda dalam melaksanakan komitmen terkait erat dengan integritas diri. Maka, langkah pasti dalam menyiasati hal tersebut ialah mempertajam kepekaan terhadap lingkungan. Selain itu, anda juga perlu memperhatikan factor-faktor penunjang kokohnya komitmen.

Adapun factor-faktor yang mendukung komitmen seorang pekerja semakin kokoh dijelaskan dalam uraian berikut ini ;

a. Konsisten, tegas dan adil
Seorang pekerja tangguh harus memiliki karisma karena akan memperlihatkan kinerjanya yang konsisten, teguh pendirian, serta tidak mudah terpengaruh. Adil (fair) artinya bisa menerima perbedaan, yaitu kelebihan dan kekurangan orang lain. Ia juga senantiasa memperbaiki kekurangan diri sendiri sehingga tidak sibuk hanya menilai orang lain. Selain itu, pekerja tangguh harus tegas sehingga menampakkkan kewibawaan dalam berintegrasi dengan orang lain, baik itu partner kerja maupun rekan bisnis.

b. Cerminan 
Artinya,seorang pekerja tangguh menjadi suri teladan bagi masyarakat di lingkungannya. Pekerja tangguh harus memiliki sikap bijaksana serta mau menerima saran dan kritik dari orang lain. Meskipun saran dan kritik tersebut bernuansa pahit, demi kebaikan bersama dan diri sendiri maka ia menerimanya dengan ikhlas. Bahkan, ia menjadikannya sebagai bahan intropeksi untuk kebaikkan.

c. Berkonsentrasi kepada manusia
Pekerja tangguh harus memperhatikan masalah, keinginan, dan perkembangan yang terjadi. Hal ini penting agar tercipta suasana kerja yang menyenangkan bagi pekerja lain. Dengan demikian, mereka turut bergairah dalam bekerja.

Dari ketiga hal yang dapat menopang komitmen sebagai pekerja, anda bisa membuat tujuan dan visi kerja yang tinggi. Sebab, melalui ketiga komponen tersebut, anda akan menjadi lebih siap dan percaya diri dalam melakukan pekerjaan. Dengan demikian, anda bisa menentukan prioritas untuk menyelesaikan setiap tugas. BACA : Menjaga-mental-agar-tetap-stabil


Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

DEFINISI WALI ALLAH DALAM KAJIAN TASAWUF

Sebagian dari kita bersikap “lancang” mengukur kesalehan orang lain dengan menjatuhkan vonis kewalian dan ketidakwalian orang lain. Ini jelas bukan tugas utama kita. Kita sering mendengar kata “wali” atau “waliyullah” dalam khazanah keislaman, terutama pada kajian tasawuf.  Kata ditafsirkan apa saja oleh orang banyak yang umumnya dimaknai sebagai orang yang melekat dengan karamah atau keramat. Abul Qasim Al-Qusyairi dalam karyanya Ar-Risalah Al-Qusyairiyyah mengangkat pengertian wali.  Ia menyebut dua kemungkinan kandungan makna kata tersebut. Kata “wali” dapat ditarik ke dalam wazan mubalaghah atau wazan fa’īl dengan makna maf’ūl. فإن قيل  فما معنى الولي قيل يحتمل أمرين: أحدهما أن يكون فعيلاً مبالغة من الفاعل؛ كالعليم، والقدير وغيره، فيكون معناه: من توالت طاعاته من غير تخلل معصية Artinya, “Jika ditanya, ‘Apa makna wali?’ maka jawabnya, ia mempunyai dua kemungkinan.  Pertama, kata ‘wali’ mengikuti wazan ‘fa‘īl’ sebagai mubalaghah dari fā’il, sejenis makna superlatif ...

SEJARAH BANI ISRAIL (Part 2) : KEDENGKIAN DAN HIDUP YANG TERLUNTA-LUNTA

Ilustrasi Gambar Bani Israil dikecam karena kepongahannya. Sumbernya dengki. Ini dosa tertua. Iblis menolak sujud kepada Adam karena dengki. Qâbîl membunuh Hâbîl karena dengki (Tafsîr al-Qurthûbî/VI, h. 416). Bahasa Arabnya ḫasad. Mereka menolak Muhammad bukan karena ajarannya, tetapi orangnya. Mereka dengki kenapa Nabi pamungkas itu bukan dari Bani Israil, tetapi keturunan Ibrahim dari Ismail.  Dengan pongah, mereka menyangka kenabian adalah hak keturunan Ishak. Mereka menolak Muhammad bukan karena bodoh, seperti kaum jahiliyah. Mereka tahu dan bahkan berharap datangnya seorang Nabi yang akan membela mereka melawan kaum politeis Arab. Namun, setelah nabi yang ditunggu-tunggu—nabi yang disebutkan dalam kitab suci mereka—itu datang, mereka mengingkarinya (QS Al-Baqarah [2]: 89).   Di beberapa tempat, Al-Qur’an menggambarkan kedengkian mereka.  بئسما اشتروا به أنفسهم أن يكفروا بما أنزل الله بغيا أن ينزل الله من فضله على من يشاء من عباده (البقرة : ٩٠)  “Sangatlah b...

ILMU POLITIK DAN SEJARAH

Hubungan antara ilmu politik dan ilmu sejarah dilukiskan dengan tepat dan  jelas dalam ucapan sarjana ilmu politik Inggris, Sir Robert Seeley, yang  berkata : “history without political Dengan ucapan ini, Seeley telah dapat  memperlihatkan adanya hubungan yang erat dan instrinsik antara kedua  pengetahuan itu. Namun hubungan yang begitu erat ini sekalipun belum dapat  membenarkan pendapat Seeley bahwa sejarah sebenarnya adalah politik jaman  lampau, sedangkan ilmu politik dewasa ini adalah sejarah hari kemudian (History is past politics and present politics future history). Diktum  Seeley ini dapat mengakibatkan identifikasi sejarah dengan ilmu politik. Hal ini kurang tepat, sekalipun dimaksudkan dengan sejarah dalam hubungan ini ialah sejarah politik (political history). Sejarah adalah deskripsi  kronologis dari peristiwa-peristiwa dari jaman yang silam. Sejarah adalah riwayat hidup umat manusia. Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari pe...

TUJUH HAL YANG DIABAIKAN DALAM MEMULAI USAHA

7 Hal Yang Diabaikan dalam Memulai Usaha Kuliner Usaha kuliner memang sudah mewabah sejak lama di Indonesia. Banyak usahawan dan usahawati sudah mengenyam kesuksesan setelah menggeluti usaha kuliner dengan modal yang pas-pasan. Ini memang bukan membangun bisnis dalam satu malam, karena dibutuhkan waktu yang panjang dan kerja keras. Bisnis Kuliner Meskipun demikian banyak hal penting yang sering diabaikan pengusaha kuliner, diantaranya: 1. Usaha Kuliner Berhubungan dengan Rasa Secara otomatis, makanan enak akan selalu diburu orang. Namun yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana membuat cita rasa makanan yang kamu jual selalu stabil dan tidak pernah berkurang meskipun usaha Anda sudah maju. Konon banyak usaha kuliner yang menurunkan kualitas cita rasanya saat mereka sudah maju. 2. Usaha Kuliner Berhubungan dengan Kesabaran Jangan berpikir kalau Anda langsung untung besar saat pertama kali membuka usaha kuliner. Usaha ini berhubungan erat dengan kesabaran yang kamu...

APA ITU RUH

Apa itu Ruh ? Firman Allah dalam surah Al-Isra ayat 85 : "Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: “Ruh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. Firman Allah diayat ini menyatakan bila ilmu tentang Ruh ini yang dapat diungkap pengetahuannya kepada para hamba-Nya hanyalah sedikit saja. Nabi Muhammad sebagai Utusan Allah juga sama seperti manusia biasa yang mempunyai sisi manusiawi yang memiliki umur dan usia. Rasulullah memiliki keterbatasan waktu di dunia ini untuk menjalankan tugas Dakwahnya kepada para ummatnya setelahnya, maka kemudian Allah mewariskan tugas ini kepada para ulama yang shalih yang sudah mencapai kesucian ruh dan beberapa telah Allah berikan bashiroh (pandangan yang jelas) kepadanya. Siapa mereka? Mereka adalah para Wali Allah. Para Wali Allah sebagai ahli bashiroh telah dibukakan mata hatinya untuk mengetahui jalan menuju Allah, mereka inilah yang disebut Warasatul Anbiya. Post ini adal...