KHAROMAH SAYIDAH NAFSIAH DAN WALI ALLAH LAINNYA KHAROMAH SAYIDAH NAFSIAH DAN WALI ALLAH LAINNYA - SUARA HARIAN OTO BEMO BERODA TIGA
Suara Harian Oto Bemo Beroda Tiga

Komunikasi, Media Ilmu & Pengetahuan Umum Blogging

Langsung ke konten utama

"OTO BEMO.. OTO BEMO.. BERODA TIGA .. TEMPAT BERHENTI.. DITENGAH TENGAH KOTA..PANGGIL NONA..PANGGIL NONA..NAIK KERETA..NONA BILANG..TIDAK PUNYA UANG.. JALAN KAKI SAJA"

KHAROMAH SAYIDAH NAFSIAH DAN WALI ALLAH LAINNYA

Lelaki alim bernama Muammar Taqi pusing tujuh keliling. Hari-harinya menjadi menjemukan. Nikmat sering bertemu dengan Nabi Muhammad dalam mimpi tiba-tiba berhenti. Berminggu-minggu ia merenung mencari-cari, apa gerangan yang terjadi pada dirinya? Padahal, ia tidak berubah sama sekali, termasuk dalam ibadah dan laku spiritualitas lainnya. Kejadian itu berlangsung lama, hingga sekali waktu ketika ia tidur malam, Muammar Taqi bermimpi bertemu dengan Rasulullah. Seperti biasa, Rasulullah datang dengan wajah yang sangat teduh. Namun, keteduhan wajah itu tak menghalangi kegundahan hati Muammar Taqi. 

Hal itu mendorongnya untuk bertanya kepada Rasulullah. “Mengapa engkau tidak mau menyapa dan berkunjung ke mimpiku lagi, ya Rasulullah?” Rasul tersenyum, kemudian menjawab. “Bagaimana mungkin aku mengunjungimu sementara antara dirimu dengan diriku ada hijab yang sangat tebal?” Muammar Taqi kelimpungan. “Apa itu? Katakan padaku, Ya Rasulullah.” “Kau menulis karangan yang membantah An-Nabhāni” Setelah itu Muammar Taqi terjaga dari tidurnya. 

Suara Rasulullah masih terngiang jelas. Ia lalu bangkit dari tempat tidur dan segera menuju ruang tengah tempat ia menuliskan karya bertajuk Nailul Amāny fi Radd alan Nabhāni. Manuskrip kitab itu segera ia bakar. “Ternyata inilah yang menjadi penghalang aku bertemu dengan kekasihku Muhammad,” ucapnya. 

Perempuan Pemintal Benang dan Nelayan Ia menulis kitab Nailul Amany fi Radd alan Nabhāni untuk menghimpun sejumlah kritikan dan bantahan terhadap karya Yusuf bin Ismail An-Nabhāni yang bertajuk Jāmiu Karamātil Auliā, yakni kitab ensiklopedia kekeramatan para wali Allah. Salah satu contohnya adalah cerita kekeramatan Nafisah binti Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Alkisah, seorang perempuan pemintal benang yang memiliki empat orang putri, berangkat ke pasar untuk menjual hasil pintalannya. 

Di tengah perjalanan seekor burung tiba-tiba menyambar barang dagangannya. Perempuan itu menangis. Ia sedih dan bingung, bagaimana bercerita kepada putri-putrinya ketika pulang dengan tangan hampa. Seseorang datang menghampirinya, dan mengajaknya untuk menemui cucu Rasulullah. Sayidah Nafisah menyambut kedatangan mereka. Setelah bertanya kesedihan apa yang membuat perempuan pemintal benang itu bersedih, Sayidah Nafisah menasihatinya dan mengajaknya berdoa. 

Setelah itu, ia meminta perempuan pemintal benang untuk menenangkan diri dengan duduk bersandar di sampingnya. Tidak lama kemudian, sekelompok lelaki bertubuh tegap datang tergopoh-gopoh. Atribut dan tampilannya menunjukkan bahwa mereka adalah para nelayan. “Kami mengalami kejadian aneh, Ya Sayyidati,” ucap mereka. “Ceritakan. Apa itu?” Salah seorang dari mereka bercerita bahwa setelah melaut berminggu-minggu, mereka mendapat tangkapan yang melimpah. Mereka pulang dengan hati yang berbunga-bunga. Namun, perjalanan tidak semulus yang mereka bayangkan. 

Perahu mereka bocor justru ketika hampir sampai di tepi laut. Setengah mati mereka mencoba memperbaiki dan menambal kebocoran perahu itu. Hasilnya nihil. Badan perahu perlahan mulai tenggelam. Tiba-tiba datang seekor burung menapakkan kaki di badan perahu, dan meninggalkan pintalan kain yang dilepaskan dari pelatuknya. Setelah itu, burung pun terbang lagi. 

Salah seorang dari mereka segera mengambil pintalan kain yang dibawa oleh burung tersebut, dan menambalkannya ke badan perahu sehingga mereka selamat dan tidak jadi tenggelam. “Sebagai rasa syukur, kami berikan lima ratus dirham ini, Ya Sayidati.” Lalu para nelayan pun pamit undur diri. “Berapa penghasilanmu berjualan dalam sehari?” tanya Sayidah Nafisah kepada perempuan pemintal benang. “Dua ratus dirham." “Ini lima ratus dirham untukmu semuanya,” ujar Sayidah Nafisah sambil memberikan seluruh pemberian nelayan. Kisah lain adalah tentang seorang wali bernama Muhammad Chudori Al-Majdub. 

Pria ini diceritakan memiliki keramat yang tidak kalah aneh. Ia bisa berkhotbah dan salat Jumat pada waktu yang sama di tiga puluh tempat yang berbeda. Ia juga kerap diceritakan bisa “membelah diri” dan bermalam di satu waktu pada tempat yang berbeda-beda. Keramat atau karomah dalam kamus Al-Munjid (1987) diartikan sebagai kemuliaan. Makna terminologisnya adalah perkara atau suatu kejadian luar biasa di luar nalar dan kemampuan manusia awam. Baca Juga : Gtmetrix-sebuah-tool-pengujian-performa

Karomah diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang saleh, terbebas dari dosa besar dan kecil, dan memiliki kedekatan dengan Allah. Tingkatan hamba yang demikian disebut wali. Ibnu Araby dalam Futuhat Makiyyah (1996) menulis bahwa jumlah wali sangat banyak dan menyebar di penjuru bumi. Selain itu, ia juga mencatat bahwa ada semacam tingkatan derajat para wali. Secara berurutan tingkatan tersebut adalah Wali Quthb, Wali Aimmah, Wali Autad, Wali Abdal, Wali Nuqoba, Wali Nujaba, Wali Hawariyyun, Wali Rajabiyyun, dan Wali Khatam.TIRTO.ID



Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Komentar

POPULAR POST

MENILAI SEBUAH PRISTIWA JANGAN LEBAY

Setiap melihat dan menilai sebuah peristiwa, apakah dalam peristiwa itu membuat rasa spiritual dan rasa cinta kita kepadaNya bertambah? Ataukah justru kebencian dan dosa kita yang bertambah? Bagiku Basuki Tjahaya dan Habib Riziek adalah guru kehidupan sebagai pelajaran bagi diri kita dalam perjalanan kedalam diri. Mengapa kita sangat membenci salah satunya? bukankah keduanya diciptakan oleh Tuhan yang kita sembah setiap saat. Mari lihat lebih dalam daripada sekedar perbedaan yang kita ributkan selama ini. Apakah dengan membenci salah satunya kesucian kita akan meningkat? Apakah dengan menghujat seseorang itu artinya kita adalah orang yang lebih suci dari seseorang yang kita hujat? Apakah dengan mengutuk kegelapan, terang akan hadir ? Apakah dengan membenci panas, rasa panas akan hilang ? Apakah marah akan membuat suasana menjadi damai? Jika tidak, mengapa kita tidak belajar dan berlatih dikesempatan dalam peristiwa ini? Belajar mengurangi penghakim...

BERPIKIRAN TERBUKA DAPAT MENGEVALUASI DIRI

Pikiran terbuka menjadi jalan untuk dapat mengevaluasi diri sendiri. Melalui pikiran terbuka, anda mampu untuk menilai diri secara objektif. Pikiran terbuka tidak hanya mampu membuat orang lain sekitar anda bertahan dan merasa nyaman. Sebab, pikiran terbuka juga mendatangkan kebaikan bagi anda di masa mendatang. Berpikiran terbuka termasuk salah satu karakter wirausahawan sukses. Dengan mengembangkan pikiran terbuka, anda dapat mengambil hal positif yang berada di luar diri sendiri. Jika terbiasa berpikir positif, anda akan selalu melihat peluang di setiap kesempatan hidup. Seorang pekerja yang berorientasi sukses akan selalu memiliki pikiran terbuka untuk memunculkan ide-ide kreatif, aplikatif, serta penuh solusi. Berpikir terbuka pada hakikatnya sama dengan berpikir positif. Secara definitif, berfikir terbuka atau open minded  ialah memiliki kemampuan untuk menerima hal atau ide baru dan berbeda dari orang lain. Meskipun gagasan orang lain tampak buruk, dengan pikiran...

NAMUN AKU BUKAN AKU, BUKAN AKU ADALAH AKU

Hmmmm! jangan katakan bahwa aku adalah aku, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Meskipun kau adalah kau dan aku adalah aku. Namun aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Batin dan zahirku adalah engkau, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. Gaib dan kehadiranku adalah engkau, aku bukan aku, bukan aku adalah aku. #Ghazal Maulana Rumi dalam Divan Syams Tabrizi# Dalam syair diatas, Maulana Rumi ingin menjelaskan ada 'aku' yang palsu dan ada 'aku' yang asli. Namun tidak mudah menafikan 'aku' yang palsu tuk menemukan 'aku yang asli. Karena itu Rumi senantiasa mengulang-ngulangnya; aku bukan aku Bukan aku adalah aku. Aku palsu adalah aku yang senantiasa nampak. aku palsu adalah aku yang senantiasa menunjukkan identitasnya. Namun bukankah aku pasti menunjukkan identitasnya ? Bukankah identitas pasti menunjukkan aku ? Dan juga bukankah jika aku dinafikan bermakna tak ada lagi yang terlihat atau tak ada lagi identitas ? Maulana ingin men...

JANGAN TERLALU MEMBANGGAKAN IBADAHMU

Dari kisah sebelumnya bisa disimpulkan ilmu syareat yang saya pelajari dahulu tidaklah salah.. ilmu syareat itu benar.. hanya syareat tanpa tasawwuf sama saja kosong.. Sholat siang dan malam tapi sering menyakiti dan mendzalimi orang lain padahal Allah berfirman dalam hadits qudsi : “Wahai hamba-Ku, Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan ia sebagai sesuatu yang haram di antara kalian. Karena itu, jangan kalian saling mendzalimi. Wahai hamba-Ku, kalian semua lapar kecuali yang telah  Aku beri makan. Wahai hamba-Ku kalian semua telanjang, kecuali yang Aku beri pakaian. Karena itu, mintalah pakaian kepada-Ku pasti akan Aku beri kalian pakaian. Wahai hamba-Ku, kalian senantiasa berbuat salah siang dan malam, sementara Aku mengampuni semua dosa kalian. Karena itu, mintalah ampunan kepada-Ku pasti Aku mengampuni kalian. Wahai hamba-Ku, kalian semua tidak akan bisa memberikan bahaya kepada-Ku sehingga mencelakakan-Ku dan tidak akan bisa memberikan manfa...

TIPS SEBELUM MEMUTUSKAN PENSIUN DINI

Hampir semua orang orang yang bekerja mendambakan pensiun dini yang sejahtera. Pensiun dini memiliki   keuntungan-keuntungan : 1.      Keuntungan Finansial. Memutuskan untuk pensiun dini, berpotensi mendapatkan uang pesangon yang lebih tinggi karena pada umumnya perusahaan menawarkan pesangon besar untuk banyak menarik minat para karyawannya guna kepentingan kepegawaiannya. 2.      Keuntungan Kesempatan. Pensiun dini memberikan kesempatan untuk memulai usaha baru, sebuah cita-cita banyak karyawan kantoran yang jarang sekali terwujud. 3.      Keuntungan Kesehatan. Pensiun dini juga memberikan manfaat kesehatan karena tidak mengalami stress yang terlalu besar akibat bekerja, kurang tidur, atau kurang waktu berolah-raga. Pertimbangkan sebelum mengambil pensiun Dini : 1. Tentukan Penghasilan Pengganti Setelah Pensiun. Pensiun bukan berakhirnya kehidupan, justru akan memasuki kehidupan babak baru. S...